Hidayatullah.com–Perihal bantuan ini disampaikan oleh Dubes Amerika untuk Jakarta, Ralph Boyce, seperti dikutip Radio Australia, Jum’at, (1/10).
,br> Minggu ini, Dubes AS untuk Jakarta, Ralph Boyce dan Kapolri, Da’i Bachtiar, dikabarkan akan menandatangani persetujuan bagi bantuan sebesar 9,3 juta dollar (USD) untuk program perombakan POLRI.
Menurut Radio Australia, hampir separuh dana bantuan itu akan digunakan untuk proyek-proyek polisi laut.
Dalam empat tahun terakhir, Amerika Serikat (AS)telah memberi lebih dari 36 juta dollar (USD) untuk membantu Polri merombak diri dari militer menjadi suatu badan penegak hukum sipil.
Polri telah dipuji AS dan Australia karena penanganannya dalam kasus pemboman Bali tahun 2002.
Pada Agustus 2002 lalu, kepada para wartawan di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)/ Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kapolri pernah mengatakan beberapa perwiranya juga mendapat bantuan secara bergelombang untuk mengakuti pelatihan anti-teror ke AS.
Sejak Februari 2004 saja, sebanyak 1500 perwira Polri dapat training dari AS dalam program International Criminal Investigative Trainning Assistance Program’s (ICITAP).
Semenjak kasus 11 September 2001, parlemen AS telah menyetujui penyediaan dana 8 juta dolar AS untuk membantu melatih Polri. Dana itu diberikan untuk pendidikan aparat kepolisian guna memerangi terorisme. Bahkan dana bantuan itu merupakan bagian dari persetujuan parlemen AS bagi penambahan anggaran 29 miliar dolar untuk memerangi terorisme global. (ra/hid/cha)