Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kewalahan, Ratusan Pekerja Lab Covid-19 Prancis Mogok Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2020 13:36 1:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2020 13:36
Bagikan
Covid 19
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan pekerja di laboratorium-laboratorium Covid-19 di Prancis hari Kamis (17/9/2020) melakukan unjuk rasa memprotes kondisi kerja sementara mereka kewalahan harus menyelesaikan pemeriksaan sampel coronavirus yang terus bertambah.

Dilansir RFI, serikat pekerja CGT mengatakan aksi mogok itu akan mempengaruhi pemeriksaan laboratorium di sejumlah kota dan akan terus berlanjut apabila pihak majikannya tidak mengatasi masalah kekurangan staf dan kenaikan gaji.

Aksi mogok dilakukan di saat pemerintah menuntut tes Covid-19 dilakukan lebih banyak dan lebih cepat.

“Kami kewalahan,” kata perawat laboratorium Aminata Diene, salah satu dari 50 pekerja laboratorium yang melakukan unjuk rasa di luar sebuah pusat diagnostik di pinggiran kota Paris.

Perawat berusia 31 tahun itu mengatakan laboratorium Bioclinic di Bezons tempatnya bekerja, yang memiliki 4 staf dan normal nya melayani 40 tes Covid-19 dalam sehari, ditutup akibat aksi mogok tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tidak bisa menerima telepon, secara langsung menyambut pasien dan melakukan tes sekaligus. Kami kelelahan, secara fisik dan mental,” ujarnya.

Prancis meningkatkan jumlah tes coronavirus enam kali lipat sejak wabah gelombang pertama dan telah melakukan 1,2 juta tes pekan lalu, kata Menteri Kesehatan Olivier Veran dalam sebuah konferensi pers. Namun, di sejumlah pusat pemeriksaan tampak orang antre panjang dan mereka harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan hasil karena pekerjaan menumpuk di laboratorium. 

Le Figaro melaporkan bahwa dalam sebuah rapat dengan para menteri senior pekan lalu Prresiden Emmanuel Macron berkata, “Satu jati tes itu bagus, tapi tidak ada gunanya kalau hasilnya datang terlalu lambat.”

Hari Rabu, Prancis mengizinkan penggunaan tes antigen, yang dapat menunjukkan hasil lebih cepat dibandingkan tes RT-PCR, guna membantu mempercepat sistem tes Covid-19. Veran mengatakan 5 juta tes kit antigen sudah dipesan dan akan tiba bulan Oktober.

Tes antigen itu direncanakan akan dipakai pertam untuk pekerja rumah sakit, staf panti perawatan jompo dan para pelancong yang menggunakan transportasi udara, kara seorang jubir otoritas kesehatan wilayah Paris

Pascal Boudeau, seorang teknisi yang telah bekerja selama 35 tahun di sebuah laboratorium medis di luar kota Paris, mengatakan pihak manajemen perlu mulai mendengarkan setelah selama bermingu-mingu mengabaikan panggilan minta tolong yang disuarakan pekerja.

“Sudah habis kesabaran kami. Kami mengalami kekerasan verbal dan terkadang fisik. Pekerjaan tidak henti-henti,” kata anggota CGT itu. “Kami bahkan sudah berhenti menghitung kerja lembur yang kami lakukan tanpa bayaran.”

Aksi mogok pekerja laboratorium itu bertepatan dengan aksi protes di jalan yang dilakukan oleh CGT dan sejumlah serikat pekerja yang lebih kecil di beberapa kota di seantero Prancis.

CGT menuding Presiden Macron menghancurkan sistem keamanan sosial Prancis, menghancurkan pelayanan publik dan lebih mendahulukan kepentingan pengusaha-pengusaha kakap daripada pekerja bahkan ketika pandemi coronavirus mengacaukan perekonomian dan mengakibatkan pemutusan hubungan kerja di mana-mana.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19laboratoriummogok kerjapekerjaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Keunikan Konsep Ilmu dalam Islam
Tulisan selanjutnya Cincin Rasulullah ﷺ

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?