Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Saudi Resmi Melarang Bioskop

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juli 2009 19:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Arab Saudi secara resmi telah melarang dibukanya bioskop-bioskop umum di kerajaan. Hal itu sebagai tindak lanjut dari protes yang diajukan kepada pemerintah berkenaan dengan dikeluarkannya izin untuk bioskop di penjuru negeri itu.

Menteri Dalam Negeri Pangeran Naif bin Abdulaziz mengambil keputusan itu, setelah mendapat tekanan dari Mufti Arab Saudi Abd Al-Aziz Al-Sheikh agar menetapkan pemutaran film untuk umum ilegal.

Kabar tersebut muncul setelah perdebatan meluas di dalam masyarakat Saudi atas kepemilikan film-film.

Pemerintah telah menunjukkan adanya keinginan untuk mempertimbangkan dibukanya bioskop untuk umum.

 “Masalahnya bukan pada pemerintah,” kata Hussam Abu Sabra, CEO dari Donya Film Productions kepada Media Line. “Pemerintah masih berupaya untuk melakukan sesuatu. Masalahnya sebagian orang dalam pemerintahan berpikir film akan merendahkan Islam dan membawa dampak buruk sehingga mereka menolaknya tanpa ada negosiasi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

 “Mereka tidak paham mengapa orang menginginkan bioskop. Film itu baik untuk orang-orang Saudi,” lanjut Abu Sabra. “Orang butuh ‘makanan untuk otak’”

 “Tapi sementara waktu ini produsen film tidak ada tempat untuk memperlihatkan hasil kerja mereka,” tambahnya. “Kami hanya bisa memasarkan film ke luar kerajaan.”

Silvio Saadi, CEO dari Silver Grey Picture & Sound, setuju bahwa rintangan mendasar dari perkembangan film di Saudi adalah budaya mereka, bukan kurangnya minat dari pemerintah.

 “Pengumuman itu sungguh mengagetkan karena sebelumnya kami sudah mendengar berita positif tentang pembuatan film di kerajaan ini,” kata Saadi. “Masalah yang dihadapi negeri ini bukan kemauan pemerintah, tapi mayoritas masyarakatnya yang tidak mau.”

 “Salah satu masalah utama bagi Saudi adalah bioskop yang mencampur laki-laki dan perempuan,” katanya menerangkan. “Di Saudi kita punya restoran untuk laki-laki dan perempuan, tapi dalam bioskop kita melihat laki-laki dan perempuan masuk ke ruangan gelap yang sama dan berkumpul bersama di dalamnya.”

Perusahaan film Sauadi adalah perusahaan film pertama di kerajaan Saudi. “Dulu ada 8 atau 9 bioskop–yang kemudian semuanya ditutup,” katanya. “Kami memulai perusahaan pembuatan film ketika tidak ada seorang pun yang berani melakukannya.”

Saadi mengatakan, negeri itu menunjukkan langkah kecil untuk mewujudkan pertunjukan di bioskop.

 “Beberapa tahun belakangan telah banyak dilakukan dialog apakah pemerintah akan memberikan izin lagi,” katanya. “Beberapa bulan lalu saya mendengar pemerintah telah mengeluarkan izin untuk sebuah bioskop di sebuah mall di Jeddah. Dan tahun lalu kami diminta oleh Perpustakaan Raja untuk membuat 2 buah film IMAX panjang, yang kami ambil di Saudi sini. Sekarang ini hanya ada satu teater IMAX, yaitu di komplek ARAMCO di propinsi sebelah timur, dan Raja memerintahkan untuk dibuka lagi 2 teater IMAX di 2 propinsi lain, di dalam komplek tertentu.”

Kebanyakan perusahaan pembuatan film memusatkan usaha mereka memproduksi program televisi, iklan, dan film dokumenter.

“Kami bekerja untuk Kementerian Kesehatan, Komisi Pariwisata Saudi, dan perusahaan swasta,” kata Saadi. “Masalah yang ada di Saudi hanyalah membuat film feature, karena kami tidak bisa menghasilkan uang dari sana.”

 “Bagi produser, hal itu sangat menyebalkan,” katanya. “Tidak ada yang bisa diperbuat.”

Meskipun ada pembatasan bagi insan film Saudi, di negara itu terdapat Rotana, perusahaan pembuat film terbesar di Timur Tengah, dan para pengamat industri mengatakan, lusinan film Saudi telah ditayangkan di berbagai festival film internasional.

 “Kita memiliki banyak orang yang tertarik pada perfilman dan ada banyak film pendek yang dibuat oleh sutradara Saudi,” kata Ahmed Al-Omran, seorang blogger Saudi yang berpengaruh kepada Media Line. “Banyak yang menampilkan keindahan dan tidak ditayangkan di tempat umum. Tapi itu hanya masalah waktu sampai nanti kita punya bioskop film yang layak.”

Penayangan iklan pertama dari sebuah film Saudi dalam 30 tahun terakhir dilakukan bulan lalu dan disambut dengan kemeriahan. “Itu merupakan penayangan khusus di sebuah pusat kebudayaan,” kata Al-Omar. “Orang-orang bisa pergi dan membeli tiket untuk melihat sebuah film, tapi hanya sekitar seminggu saja.”

Meskipun ada protes dari orang-orang yang menentangnya hingga turun ke jalan, sebagaimana dilaporkan, ada ribuan orang telah datang ke pusat kebudayaan itu untuk menonton film. [di/ml/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjara Disewakan, Hubungi Pengadilan AS!
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Luncurkan AdiTV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?