Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Uni Eropa Mendesak Embargo Senjata terhadap Arab Saudi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 September 2020 09:55 9:55 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 September 2020 09:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Eropa telah mendesak negara-negara anggota Uni Eropa untuk memberlakukan embargo senjata ke Arab Saudi atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan perang di Yaman, kutip Al Jazeera.  Dalam laporan ekspor senjata Uni Eropa yang diadopsi pada hari Kamis (17/09/2020), anggota parlemen Uni Eropa mendesak semua anggota blok untuk “mengikuti contoh Jerman, Finlandia dan Denmark, yang, setelah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi mengadopsi pembatasan ekspor senjata mereka ke Arab Saudi” .

Dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa senjata yang diekspor ke Arab Saudi, UEA, serta anggota lain dari koalisi pimpinan Saudi dalam perang Yaman, telah digunakan di negara itu. “Di mana 22 juta orang merasa membutuhkan bantuan kemanusiaan. dan perlindungan,” ungkap dokumen tersebut.

Laporan itu juga mendesak negara-negara Uni Eropa yang tersisa untuk menjatuhkan sanksi serupa untuk “mencegah” penderitaan warga sipil lebih lanjut dalam konflik Yaman.  Khashoggi, kolumnis The Washington Post berusia 59 tahun, dibunuh dan dipotong-potong oleh sekelompok operator Saudi tak lama setelah dia memasuki konsulat negara di kota Istanbul Turki pada Oktober 2018.

Riyadh mengungkap pernyataan yang berbeda dalam menjelaskan hilangnya dia sebelum mengakui bahwa dia dibunuh di gedung diplomatik dalam “operasi nakal”.

Awal bulan ini, Pengadilan Kriminal Riyadh meringankan hukuman mati dan menjatuhkan hukuman penjara hingga 20 tahun kepada narapidana. Pengadilan mengatakan pelaku telah diampuni oleh keluarga jurnalis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka sebelumnya, dijatuhi hukuman mati tahun lalu. Penyelidik hak asasi manusia PBB Agnes Callamard juga menyebut putusan jaksa penuntut Saudi atas pembunuhan itu sebagai “parodi keadilan” yang dilakukan komplotan “tingkat tinggi”.

Yaman telah berada dalam kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Syiah al-Houthi yang didukung Iran menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota, Sanaa.  Kekacauan memaksa Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi untuk meninggalkan negara itu pada tahun berikutnya.

Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara yang bertujuan untuk menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.  Puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil, diyakini tewas dalam konflik tersebut.

Kini Yaman adalah tempat bagi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dengan 3,65 juta orang terlantar dan 15 juta membutuhkan bantuan kemanusiaan segera.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiembargo senjataJamal KhashoggiparlemenPerang YamanUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya bisnis pcr Presidium KAMI Minta Presiden Pimpin Langsung Penanganan Covid-19
Tulisan selanjutnya Serikat Buruh Terbesar di Inggris Mengeluarkan Mosi Anti-Apartheid Menentang ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?