Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tanzania Deportasi Pengacara Afsel yang Promosikan Homoseksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2017 07:30 7:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Oktober 2017 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tanzania mendeportasi tiga orang pengacara asal Afrika Selatan setelah mereka dituduh mempromosikan homoseksual.

Ketiganya termasuk 13 orang yang ditangkap pada 17 Oktober, karena berpartisipasi dalam diskusi menentang undang-undang yang melarang klinik swasta memberikan perawatan HIV dan AIDS.

Penangkapan dilakukan menyusul pidato Wakil Menteri Kesehatan Hamisi Kingwangalla pada bulan September, yang berjanji di parlemen untuk “memerangi dengan segenap tenaga kelompok-kelompok yang mendukung homoseksual di negara kita,” lapor AFP seperti dikutip BBC Sabtu (28/10/2017).

Homoseksual merupakan tindak pidana di Tanzania.

Setelah penangkapan para pengacara itu, kepala Kepolisian Dar es Salaam Lazaro Mambosasa mengatakan kepada para reporter bahwa “mereka mempromosikan homoseksual.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, Sibongile Ndashe, yang dideportasi hari Jumat bersama dua koleganya dari Initiative for Strategic Litigation in Africa (ISLA) yang berbasis di Afsel, mengatakan dalam konferensi pers bahwa tidak ada tindak kriminal yang bisa didakwakan kepada mereka, sebab pertemuan di Tanzania itu bukan soal homoseksual.

Human Rights Watch mengatakan dalam pertemuan tersebut kelompok itu menggali kemungkinan untuk melayangkan gugatan hukum atas larangan pemerintah yang tidak memperbolehkan klinik swasta memberikan pelayanan kepada warga masyarakat yang paling beresiko HIV, serta larangan impor pelumas berbasis air –yang dipercaya sebagai salah satu alat pencegahan penularan HIV selain kondom.

Seperti diketahui, HIV/AIDS banyak menjangkiti para pelaku hubungan sesama jenis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alumni BEM Berbagai Kampus Lintas Generasi Kecam Penangkapan Mahasiswa
Tulisan selanjutnya Begini Semrawutnya Lalu Lintas di Bangladesh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?