Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Pertimbangkan Untuk Memulangkan Pengungsi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2018 20:05 8:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2018 20:05
Bagikan
Pengungsi Suriah di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seiring dengan meredanya pertempuran di Suriah, pemerintah Jerman akan mempertimbangkan kembali moratorium repatriasi pengungsi atau migran Suriah ke negara asalnya, kata Kementerian Dalam Negeri Jerman hari Jumat ((16/11/2018).

Pihak berwenang, terutama, meninjau kemungkinan untuk mendeportasi warga Suriah yang melakukan tindak pidana, kata Mendagri Horst Seehofer kepada Redaktionsnetwerk Deutschland seperti dilansir DW.

“Kami sedang mengkajinya dengan seksama di kementerian,” kata Seehofer.

Keputusannya diharapkan dapat dibuat dalam waktu dua pekan, ketika menteri-menteri dalam negeri 16 negara bagian di Jerman bertemu dengan Seehofer di pusat kota Magdeburg.

Baca:  Pernyataan dari Pemerintah Jerman Meredakan Ketakutan Pengungsi Suriah

Setahun lalu, kelompok mendagri Jerman itu setuju untuk menghentikan sementara perdeportasian warga Suriah sampai akhir tahun 2018. Namun, mendagri Bavaria dan Saxony mendesak agar kebijakan itu diperpanjang hanya enam bulan saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Awal pekan ini, Kementerian Luar Negeri Jerman mengeluarkan laporan rahasia perihal situasi di Suriah. Dokumen itu ditujukan untuk membantu lembaga-lembaga pemerintah dan pengadilan dalam membuat keputusan berkaitan dengan permohonan suaka.

Sementara perincian laporan itu masih dirahasiakan, Kemenlu Jerman mengatakan bahwa laporan tersebut menunjukkan situasi Suriah yang “rumit, masih sulit dan rawan.” Situasinya sama saja baik di daerah yang dikuasai pasukan rezim Presiden Bashar Al-Assad maupun daerah yang dikuasai pasukan pemberontak. Selain itu, sulit untuk mengumpulkan informasi yang dapat diandalkan mengingat Jerman saat ini tidak memiliki kedutaan di Suriah, kata para pejabat.

Mendagri negara bagian Bavaria Roland Woller, seorang politisi dari partai konservatif CDU, mendukung inisiatif pendeportasian para pelaku kriminal.

“Segera begitu situasi keamanannya memungkinkan, harus ada opsi untuk mengirim kembali ke Suriah orang-orang yang berbahaya bagi masyarakat dan juga para pelaku kriminal,” kata Woller kepada Redaktionsnetwerk Deutschland.

“Kami akan mempertimbagnkan laporan terbaru (Kemenlu) itu dalam konferensi menteri-menteri dalam negeri,” imbuhnya.

Joachim Hermann dari partai CSU negara bagian Bavaria juga secara terbuka mendukung pendeportasian para migran dan pengungsi Suriah.

Baca: Muslim Jerman Sambut Para Pengungsi Suriah

Pada saat yang sama, partai oposisi Kiri mengecam Seehofer karena membuka pintu untuk melanjutkan kembali pendeportasian orang-orang Suriah.

“Tidak boleh ada pendeportasian siapapun ke Suriah,” kata Ulla Jelpke. Menurut wanita politisi Partai Kiri itu Suriah masih “dilanda perang saudara dan terorisme.” Tidak hanya itu, negara tersebut saat ini masih dipimpin oleh Bashar Al-Assad yang “meneror rakyatnya sendiri di masa lalu, dan sekarang masih melakukannya, dan pastinya akan terus melakukan hal itu di masa depan.”

Ketua kelompok Pro Asyl Gunter Burkhart menegaskan bahwa rakyat Suriah masih menghadapi bahaya keamanan dan masalah-masalah rumit berkaitan ketersediaan barang kebutuhan pokok.

“Suriah tidak aman,” kata kelompok Pro Asyl.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:deportasiJermanKriminalpengungsi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 1.000 Orang Hilang Dalam Kebakaran di California
Tulisan selanjutnya CIA: Putra Mahkota Saudi Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?