Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yusuf Islam Kembali Ke Panggung Musik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2009 15:16
Bagikan
Bagikan



Hidayatullah.com–Yusuf Islam, musisi yang dikenal sebagai Cat Stevens sebelum memeluk agama Islam, akan kembali naik panggung dalam rangkaian tur musiknya setelah vakum selama 33 tahun.

Penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Inggris itu, memilih untuk memainkan gitar akustiknya untuk membuka pertunjukan musikal pertamanya yang berjudul “Moonshadow.”
 
Yusuf Islam lahir di London dengan nama Steven Georgiou. Pria itu kini berusia 61 tahun.

Ketika masih menggunakan nama Cat Stevens, beberapa lagunya menjadi hits di akhir tahun 1960an dan 1970an. Ia kemudian memeluk Islam saat karirnya mencapai puncak di tahun 1977. Setelah itu musik ditinggalkannya untuk beberapa lama. Ia memfokuskan diri untuk belajar Islam dan banyak terlibat dalam kegiatan amal kemanusiaan.

Album pertama sebagai Yusuf Islam diluncurkan pada tahun 2006 dengan judul “An Another Cup.” Namun, ia masih dikenal dengan lagu hitsnya yang mendunia seperti “Wild World”, “Morning Has Broken” dan “Moonshadow.” Diperkirakan album-albumnya telah laku sebanyak 60 juta di pasaran.

“Lagu-lagu saya selalu berkisah tentang sebuah cerita, jadi lumrah bagi saya untuk memperluasnya dalam bentuk sebuah pertunjukan musikal,” katanya menjelaskan.

“Perlu waktu lama untuk kembali, tapi menulis musik adalah sesuatu yang selalu menjadi impian saya. Dibesarkan di kawasan West End di London, dikelilingi gedung teater dan pertunjukan, jelas sangat meninggalkan kesan yang kuat dalam diri saya.”

“Sebenarnya saya ingin menjadi seorang komposer, bukan seorang bintang pop. Aneh, dibutuhkan waktu hampir seumur hidup untuk itu, tapi memang harus begitu. Ceritanya memang semacam cermin metafora dari perjalanan hidup saya, jadi saya kira memang harus menunggu waktu hingga sekarang ini.”

Promotor Harvey Goldsmith mengatakan, “Yusuf menginginkan kembalinya ini menjadi sesuatu yang berbeda dan menarik untuk para penggemarnya. Jadi kami menciptakan sebuah pertunjukan yang bisa memperlihatkan karya terbaiknya dan proyek barunya, pertunjukan musikal.”

Dalam pertujukan musikalnya yang diberi judul “Moonshadow”, Yusuf Islam merangkai lagu-lagu lama dan barunya menjadi sebuah cerita tentang seorang bocah laki-laki yang bernama Stormy.

“Ceritanya sangat mengesankan dan insipiratif, yang dibangun berdasarkan narasi tentang perjalanan hidup, sebuah tema yang sangat dipahami oleh Yusuf dibandingkan orang lain,” kata Goldsmith.

Sejauh ini pertunjukan itu rencananya akan digelar di gedung O2 di Dublin pada tanggal 15 Nopember, NIA Birmingham pada tanggal 23 Nopember, Echo Arena Liverpool pada tanggal 5 Desember dan di Royal Albert Hall pada tanggal 8 Desember.[di/ap/hidayatullah.com]



Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Barat Bingung Jenis Kelaminnya Sendiri
Tulisan selanjutnya Idul Fitri di Yaman: Tak Ada Takbiran Keliling Tapi Tetap Menyenangkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Berita
5 Juni 2026 21:50
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?