Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Bantah Serang Pelabuhan Damietta Mesir, Menyinyalir Israel Lakukan False Flag

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2026 17:34 5:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2026 17:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, hari Kamis (30/7/2026), menegaskan bahwa keamanan Mesir sangat besar artinya bagi Teheran, seraya membantah bahwa pihaknya sebagai pelaku serangan atas pelabuhan Damietta.

“Mesir merupakan teman dan mitra penting di kawasan ini, dan keamanannya merupakan hal yang teramat penting bagi kami,” tegas Araghchi lewat platform X.

Komentarnya itu disampaikan menyusul serangan drone yang menarget kapal-kapal yang berlabuh di Damietta, yang menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya peperangan antara Iran versus Amerika Serikat dan Israel. Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku terang-terangan sebagai pelakunya.

Diplomat paling senior Iran itu juga mengingatkan supaya dunia waspada akan operasi licik Israel, menyinyalir serangan drone atas Damietta dilakukan oleh negara Zionis Yahudi itu.

“Kita semua harus waspada terhadap makar-makar Israel dan operasi false flag yang dirancang untuk melemahkan perdamaian regional. Ancaman itu jelas, bersifat timbal balik, dan diliputi rasa takut akan solidaritas Muslim,” tegasnya seperti dilansir Al Arabiya.

Baca Juga

Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta
Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew
Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis

Operasi false flag (bendera palsu) merupakan operasi yang dilakukan oleh satu pihak yang sengaja dirancang supaya dikira dilakukan oleh pihak lain. Operasi jenis ini kerap dilakukan untuk tujuan adu domba atau memperkeruh konflik.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada hari Kamis (30/7) memperingati bahwa konflik Timur Tengah saat ini sedang menghadapi eskalasi serius, setelah sebuah drone menghantam kapal tanker gas milik perusahaan Amerika Serikat yang berlabuh di Damietta.

Menurut jur bicara kepresidenan, dalam pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, al-Sisi “menegaskan perlunya Mesir, Spanyol, Eropa dan masyarakat internasional untuk bekerja sama untuk meredam eskalasi itu.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew
Tulisan selanjutnya Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Massive Attack membentangkan bendera Palestina saat manggung di Singapura, hari Rabu 27 Juli 2026, dan karena itu mereka dilarang masuk ke negara itu.
Berita

Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil

Berita
1 Agustus 2026 10:17
Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta

Terbaru

  • Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta
  • Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
  • Iran Bantah Serang Pelabuhan Damietta Mesir, Menyinyalir Israel Lakukan False Flag
  • Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew
  • Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
  • Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis
  • Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
  • Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
  • Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
  • Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat

1 Agustus 2026 13:20
Berita

Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi

1 Agustus 2026 13:17
Berita

Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia

1 Agustus 2026 13:09
Blackstone Inc perusahaan manager aset dan investasi terbesar dunia milik pengusaha Yahudi Amerika.
Berita

Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait

1 Agustus 2026 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?