Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis Swedia: Israel Melakukan Pembunuhan Berencana

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2010 17:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi penyelenggara Freedom Flotilla dari Swedia, Ship to Gaza, menuding Israel telah melakukan pembajakan dengan menggunakan kekuatan militer berlebihan terhadap sebuah operasi kemanusiaan damai.

Mattias Gardell mengatakan, Israel telah melakukan “pembunuhan berencana” dan bersalah atas pembajakan.

Gardell adalah seorang profesor bidang sejarah agama di Universitas Uppsala dan salah seorang penggagas misi kemanusiaan tersebut. Ia kembali ke Swedia pada hari Kamis (3/6/2010) siang bersama dengan enam aktivis lain yang ikut ditahan, setelah tentara Israel menyerang dan menguasai kapal mereka.

Para aktivis disambut gerombolan jurnalis, pendukung dan simpatisan di Bandara Arlanda, Stockholm. Kerumunan orang itu menyambut mereka dengan bunga sambil meneriakkan yel-yel, “Hidup abadi Palestina” dan slogan-slogan anti-Israel.

Dilatarbelakangi bendera Palestina, Gardell mengulangi pernyataannya tentang apa yang disebutnya sebagai pembunuhan atas penduduk sipil humanis. Dia menggambarkan tindakan Israel tersebut sebagai “sebuah pertumpahan darah yang tidak dapat dimaklumi,” seraya menambahkan bahwa negara Zionis itu tahu jika muatan yang dibawa kapal mereka sama sekali tidak membahayakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia juga menceritakan bahwa para aktivis mencari apa saja yang bisa dipakai untuk melumpuhkan serangan tentara Israel. “Tidak ada senjata di atas kapal.”

Gardell mengakui ia tidak melihat secara langsung semua kejadian saat itu. “Setiap orang memiliki gambaran parsial. Suasananya ketika itu gelap dan kacau,” ujarnya. Meskipun demikian, ia dapat memahami kejadian seluruhnya melalui perbincangan dengan aktivis lain yang sama-sama dipenjara oleh Israel.

Ketika ditanya wartawan, apakah menurutnya armada kemanusiaan itu akan lebih mendekatkan pada terwujudnya negara Palestina? Ia menjawab, “Saya berharap kesembilan orang yang meninggal tidak mati sia-sia. Saya berharap paling tidak peristiwa ini bisa membuka blokade atas Gaza, sehingga orang-orang Palestina bisa mendapatkan hak asasi manusia yang sama seperti orang-orang lainnya.” [di/loc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beras Ketan Tembok China
Tulisan selanjutnya Israel dan “Anjing pengawal” AS di Timur Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jihad Santri di Era Modern

Kajian
23 Oktober 2026 09:56
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?