Hidayatullah.com–Beberapa sumber Zionis menyebutkan bahwa Kementerian Hukum memutuskan pembatalan sejumlah kunjungan yang direncanakan akan dilakukan oleh para pejabat tinggi mereka. Keputusan itu timbul disebabkan adanya kemungkinan tindakan hukum, yang ditujukan kepada mereka, di saat melakukan lawatan ke luar negeri, sebagaimana dilansir oleh Al Markaz Al Filisthini li Al I’lam, Selasa (8/6).
Harian Yedioth Ahronoth menyebutkan bahwa Kementerian Hukum Zionis siap menghadapi segala dakwaan yang ditujukan terhadap prajurit, perwira, serta para petingginya. Sebab itu, pihaknya telah mengambil keputusan untuk meninjau rencana lawatan pejabatnya ke luar negeri.
Beberapa sumber juga menyebutkan bahwa Simon Perez mempertimbangkan pembatalan lawatannya ke beberapa wilayah Asia, disebabkan keputusan tersebut.
Sebagaimana juga telah diberitakan sebelumnya, Tzipi Livni, mantan Menlu Zionis juga memutuskan untuk membatalkan kehadirannya di sebuah seminar internasional di London bulan Desember lalu karena salah satu pengadilan di London menuduh wanita yang gagal menjadi perdana menteri ini telah melakukan kejahatan dalam perang Gaza pada awal 2009 lalu. [tho/mfi/hidayatullah.com]
Keterangan Foto: Livni saat berbicara di INSS.