Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mozambik Berlakukan Tarif Tinggi untuk Liputan Media Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2018 11:45 11:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Agustus 2018 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Mozambik mengeluarkan tarif baru bagi jurnalis lokal dan asing yang bekerja mencari berita di negara itu.

Koresponden asing akan dikenai tarif $2.500 per sekali perjalanan sebagai biaya akreditasi dan koresponden asing yang bermukim di Mozambik akan dibebani biaya $8.300 pertahun.

Jurnalis asal Mozambik yang membuat laporan untuk kantor-kantor berita atau media asing diharuskan membayar $3.500 sebagai biaya akreditasi tahunan.

Baca: Cegah HIV/AIDS, 100.000 Pria Mozambique akan Disunat

Sementara orang Mozambik yang bekerja paruh waktu untuk media asing harus membayar $500 pertahun.

Biaya itu besarannya sekitar 50 kali lipat dari upah minimum negara tersebut, yang sekitar $70 perbulan. Biasanya, akreditasi media bagi koresponden asing di kebanyakan negara Afrika sekitar $100. Itu pun jika diminta, lapor BBC Jumat (10/8/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Invasi Ekonomi China di Afrika 

Kebanyakan jurnalis dan media di Mozambik mengaku tidak pernah diajak bicara atau diberitahu soal kebijakan yang akan diberlakukan efektif 22 Agustus itu, atau satu bulan menjelang pemilu krusial di negara tersebut.

Akan tetapi, jurnalis yang bekerja untuk media asing mengatakan mereka pernah diundang Gabinfo, organisasi payung jurnalis yang berwenang mengeluarkan izin-izin berkairan dengan media, untuk mendapatkan penjelasan tentang kebijakan baru itu.

Pengelola-pengelola media di Mozambik memandang tarif baru yang sangat tinggi itu merupakan serangan terhadap kebebasan pers.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:beritamedia asingMozambiktarif
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Sembalun Sumbang 45 Ton Sayuran ke Korban Gempa Lombok
Tulisan selanjutnya GNPF Ulama Akan Gelar Ijtima II Bahas Dukungan Pilpres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?