Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penjagal Muslim Hanya Dikenai Seumur Hidup

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2010 18:08
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Kamis (10/6) dua perwira yang bertugas di bawah pimpinan panglima tentara Serbia-Bosnia, Ratko Mladic, divonis hukuman penjara seumur hidup terkait peranan mereka dalam penbantaian kaum Muslim Srebrenica tahun 1995.
 Tribunal Yugoslavia di Den Haag menuduhnya sebagai “penggerak di balik peristiwa pembunuhan massal tersebut.”
 Tribunal Kejahatan Internasional untuk bekas Yugoslavia (ICTY) memvonis tujuh pria terkait genosida terhadap penduduk laki-laki muslim Srebrenica.
 Dalam sidang terbesar ini dibacakan Ketua majelis hakim, Carmel Agius, dua terdakwa, Vujadin Popovic serta Ljubisa Beara, divonis hukuman penjara seumur hidup.
 “Majelis Hakim menganggap Anda, Vujadin Popovic, bersalah menurut pasal 7 (1) UU dengan tuduhan berikut: Tuduhan 1: Genosida; Tuduhan 3: Pemusnahan etnik, sebagai tindak kejahatan terhadap kemanusiaan; Tuduhan 5: Pembunuhan, sebagai pelanggaran peraturan perang; Tuduhan 6: Penganiayaan, sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Melihat beratnya kejahatan yang dilakukan serta tanggung jawab Anda bagi semua pelanggaran tersebut, Majelis Hakim menganggap bahwa satu-satunya hukuman tepat bagi Anda adalah penjara seumur hidup.”
 Penggerak utama
 Sementara itu Tribunal menyatakan bahwa Beara, terdakwa lain yang divonis hukuman penjara seumur hidup, “menjadi penggerak utama di balik peristiwa pembunuhan.”
 Beara maupun Popovic adalah perwira tinggi tentara Serbia-Bosnia.
 Lima terdakwa lain divonis hukuman penjara antara lima sampai 35 tahun.
 Pertama kali
 Jika pengadilan naik banding menguatkan putusan tadi, maka akan menjadi pertama kali ICTY menghukum pelaku genosida. Kasus pengadilan dimulai Juli 2006. Pengadilan menghadirkan lebih dari 300 saksi.
 Selama sidang, yang berlangsung kurang lebih dua jam, terdakwa tetap berdiam dan tanpa emosi. Mereka dituduh melakukan bermacam kejahatan, mulai dari genosida hingga memaksa perpindahan serta pengusiran.
 Semua ini dilakukan semasa jatuhnya “wilayah aman” Srebrenica tahun 1995, yang mengakibatkan kematian lebihdari ribuan pria dan anak laki-laki muslim Bosnia.
 Jaksa menuntut hukuman penjara seumur hidup bagi semua terdakwa, yang semuanya menyatakan diri tidak bersalah.
 Kecewa
 John Ostojic, pengacara Beara, mengatakan kliennya sangat kecewa dan berencana naik banding atas putusan Tribunal.
 “Kami sangat kecewa atas putusan pengadilan. Kami berpikir pengadilan memang bergantung pada bukti yang telah kami dengar – meskipun kami belum membaca putusan – yang tidak kuat, tidak benar dan tidak dapat diandalkan. Jadi kami berharap pengadilan naik banding akan melihat kasus ini lebih adil dan semoga akan mengkoreksi putusan keliru tribunal.”
 ICTY telah mendakwa 21 orang atas kejahatan dilakukan sehubungan dengan Srebrenica. Kasus paling penting yang sedang berlangsung adalah terhadap mantan pemimpin Serbia Bosnia Radovan Karadzic.
 Sementara itu, Ratno Mladic, panglima yang bertanggungjawab semasa pembantaian kaum Muslim Bosnia, masih buron.
 Mladic adalah pemimpin Serbia Bosnia yang memimpin pasukan Karadzic yang merupakan tokoh kunci yang ikut ambil bagian dalam pembersihan etnis Muslim maupun Kroasia. Mladic didakwa pada tahun 1995, namun belum juga tertangkap. Dia dituduh melakukan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan berbagai kejahatan perang serta penyanderaan di antara penjaga perdamaian anggota PBB. [rnwl/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polandia Tangkap Agen Israel yang Terlibat Pembunuhan Tokoh Hamas
Tulisan selanjutnya Badai Moralitas Hantui Bangsa Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?