Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kardinal Skotlandia Kritik Dendam Kesumat AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Agustus 2010 20:39
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–
Pemimpin Gereja Katolik Roma di Skotandia, mengkritik keras sikap Amerika Serikat yang tidak setuju atas pembebasan tersangka pengeboman Lockerbie.

Kardinal Keith O’Brien, sebagaimana dilansir BBC (8/8/2010), menyatakan bahwa pemerintah Skotlandia mengambil keputusan yang benar dengan membebaskan Abdulbasit Ali al-Megrahi.

Para politisi di Amerika Serikat menginginkan agar politisi Skotlandia menjelaskan tentang keputusan mereka membebaskan Megrahi. Tapi O’Brien meminta para politisi negaranya agar tidak “crawling like lapdogs”, menjadi seperti anjing pudel yang selalu menuruti perintah pemiliknya.

“Pemerintah Skotlandia telah membuat keputusan yang dipertanggungjawabkan kepada rakyat Skotlandia, bukan pemerintah Amerika Serikat atau rakyat Amerika,” tegasnya.

Dia mengatakan bahwa Skotlandia memiliki budaya peduli, sementara Amerika Serikat senantiasa diliputi perasaan balas dendam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada 18 Agustus 2009, Menteri Kehakiman Skotlandia Kenny MacAskill membebaskan Megrahi yang menderita kanker prostat, setelah ditetapkan bahwa kemungkinan usianya tidak akan lama lagi, yaitu sekitar tiga bulan saja.

Tapi ternyata hingga saat ini Megrahi, yang dituduh bertanggungjawab atas peledakan pesawat komersial AS tahun 1988 di atas kota Lockerbie, masih bertahan hidup.

Dalam wawancaranya dengan BBC Skotlandia, O’Brien mengatakan bahwa Amerika terlalu fokus untuk menuntut balas.

“Di banyak negara–lebih dari separuh–mereka membunuhi para terdakwa pelaku kejahatan berat, dengan memberikan suntikan mati atau lewat pasukan tembak mati. Saya menyebut hal itu sebagai sebuah budaya balas dendam,” tegas O’Brien.

“Mata dibayar mata dan gigi dibayar gigi, itu bukan budaya kami orang Skotlandia. Dan saya ingin agar pemerintah AS dan negara-negara lain yang masih menerapkap hukuman semacam itu, untuk memikirkannya dan mau belajar dari kami.”

Kardinal O’Brien menegaskan bahwa seharusnya Amerika lebih melihat ke dalam dirinya sendiri, daripada mengawasi bagaimana sistem hukum Skotlandia dijalankan.

O’Brien tetap membenarkan keputusan pemerintahnya atas Megrahi meskipun ternyata ia masih hidup.

“Saya masih menganggap mereka mengambil keputusan yang tepat, meskipun orang itu masih hidup.”

“Kita tidak boleh merangkak di bawah kaki Amerika atau membiarkannya datang ke sini dan menginterogasi kita di wilayah kedaulatan kita sendiri,” tandasnya.

Mengomentari pernyataan O’Brien, Wakil Menteri Pertama Nicola Sturgeon kepada BBC mengatakan bahwa posisi pemerintah Skotlandia tetap sama dan tidak ada hal yang ditutup-tutupi.

“Pembebasan Megrahi didasarkan pada belas kasihan. Kenny MacAskill telah menjelaskan hal tersebut dan kami juga telah menjelaskannya kepada pihak Senat AS,” ujar wanita itu.[di/bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Butuh Redenominasi?
Tulisan selanjutnya Sambut Ramadhan, Dai Muda Kota Depok Gelar Pengobatan Gratis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?