Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus Belum Hilang, Kerala India Dilanda Virus Nipah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2021 20:29 8:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2021 20:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara bagian Kerala, India, berjibaku menghentikan virus mematikan Nipah, sementara coronavirus terus menjangkiti penduduknya.

Kerala mewaspadai virus Nipah setelah seorang anak lelaki berusia 12 tahun meninggal dunia akibat virus langka itu pada hari Ahad (5/9/2021). Petugas kesehatan mulai melakukan pelacakan kontak dan mengisolasi ratusan orang yang pernah kontak dengan anak itu, yang meninggal dunia di kota pesisir Kozhikode.

Hari Selasa (7/9/2021), Menteri Kesehatan Kerala Veena George mengatakan kepada para reporter bahwa sampel dari delapan kontak primer terbukti negatif, lansir BBC.

George mengatakan bahwa lebih banyak sampel akan diuji pada hari Selasa, dan total 48 kontak – termasuk delapan yang dites negatif – sedang dipantau di rumah sakit. Para petugas juga akan melakukan pemeriksaan dari pintu ke pintu guna mengidentifikasi kontak sekunder.

Akhir pekan kemarin, pemerintah federal mengirim satu tim pakar ke Kozhikode untuk membantu aparat lokal melacak para kontak. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara bagian itu pernah berhadapan dengan virus Nipah pada tahun 2018, ketika lebih dari dua belas orang meninggal dunia.

Virus Nipah, yang pertama kali diidentifikasi dalam wabah di Malaysia pada akhir 1990-an, dapat disebarkan oleh kelelawar buah, babi dan melalui kontak manusia ke manusia. 

Tidak ada vaksin untuk virus ini, yang dapat menyebabkan demam, kejang, dan muntah. Satu-satunya pengobatan adalah perawatan suportif untuk mengendalikan komplikasi dan membuat pasien tetap nyaman. Virus ini memiliki perkiraan tingkat kematian antara 40% dan 75%, menurut WHO, membuatnya jauh lebih mematikan dibanding coronavirus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaKeralaNipahvirus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya inggris Aliansi anti-islamofobia prancis Studi: Islamofobia Ditemukan di Sekolah-Sekolah Inggris
Tulisan selanjutnya tahanan palestina Warga Palestina Bersumpah akan Lawan Pasukan ‘Israel’ demi Lindungi Tahanan yang Melarikan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?