Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Staf di China Bisa Akses Data Pengguna TikTok di Inggris dan Eropa

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 November 2022 16:39 4:39 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 November 2022 19:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Aplikasi berbagi video milik Tiongkok, TikTok, telah memberitahu pengguna bahwa beberapa pekerjanya di China memiliki akses ke data-data pengguna di Inggris dan Uni Eropa.

Raksasa media sosial itu mengatakan “kebijakan privasi” tersebut “berdasarkan kebutuhan untuk melakukan pekerjaan mereka,” lansir BBC pada Kamis (03/11/2022).

Meski begitu, kebijakan ini nampaknya mendapat sorotan dari pihak berwenang di Inggris dan Amerika Serikat (AS). Negara barat khawatir nantinya data dapat diteruskan kepada pemerintah komunis China.

Seorang pejabat AS bahkan meminta agar aplikasi tersebut dilarang di Amerika.

Kepala bagian privasi TikTok Eropa, Elaine Fox, dalam pernyataannya mengatakan bahwa tim globalnya mempertahankan user experience yang “konsisten, menyenangkan, dan aman”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun TikTok saat ini menyimpan data pengguna Eropa di AS dan Singapura, “kami mengizinkan karyawan tertentu dalam grup perusahaan kami yang berlokasi di Brasil, Kanada, Cina, Israel, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat akses jarak jauh ke Data pengguna TikTok Eropa,” kata Fox.

“Upaya kami berpusat pada pembatasan jumlah karyawan yang memiliki akses ke data pengguna Eropa, meminimalkan aliran data di luar kawasan, dan menyimpan data pengguna Eropa secara lokal,” tambahnya.

Dia juga mengatakan cara ini “tunduk pada serangkaian kontrol keamanan dan protokol persetujuan yang kuat, dan melalui metode yang diakui di bawah GDPR (Peraturan Perlindungan Data Umum)”.

Pengakuan TikTok ini terjadi pada minggu yang sama ketika seorang pejabat tinggi di pengawas komunikasi AS mengatakan TikTok harus dilarang di Amerika.

“Saya tidak percaya ada jalan ke depan untuk apa pun selain larangan,” kata Brendan Carr, seorang komisaris di Komisi Komunikasi Federal (FCC).

Dia menambahkan bahwa dia percaya tidak ada “dunia di mana Anda dapat memberikan perlindungan yang memadai pada data sehingga Anda dapat memiliki keyakinan yang cukup bahwa itu tidak akan menemukan jalannya kembali ke tangan [Partai Komunis China].”

Pemilik TikTok, ByteDance, telah berulang kali membantah bahwa pihaknya dikendalikan oleh pemerintah Cina.

Aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan ketat oleh pihak berwenang di Inggris, UE, dan AS.

TikTok adalah aplikasi media sosial dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan telah diunduh hampir 4 miliar kali.

Aplikasi ini telah menghasilkan lebih dari $ 6,2 miliar (£ 5,4 miliar) dalam pendapatan kotor dari pengeluaran dalam aplikasi sejak diluncurkan pada 2017, menurut perusahaan analitik Sensor Tower.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaEropaTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiket Transportasi Umum Naik dari €9 ke €49 Warga Jerman Menjerit
Tulisan selanjutnya Ilmuwan Vietnam Temukan Agen Antikanker dari Sekam Padi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?