Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara AS Bantai Rakyat Afghanistan untuk Senang-senang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2010 12:06
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Koran Amerika Serikat ,The Washington Post Ahad, (19/9) menurunkan laporan mengenai ulah brutal tentara Amerika Serikat (AS) yang membunuh warga Afghanistan demi olahraga dan bersenang-senang.
 Seraya mengutip naskah hukum dan wawancara dengan mereka yang terlibat dalam perkara itu, the Washington Post menyatakan perkara itu melibatkan anggota dari peleton Brigade Tempur Stryker 5, Divisi Infanteri 2.
 Menurut koran terkemuka AS ini, serangan tanpa alasan itu terjadi pada 15 Januari lalu. Dilaporkan, anggota peleton AS itu mengerat dan memotret mayat, selain menyimpan tengkorak dan tulang-belulang manusia.
 Ayah salah satu tentara menyatakan berulang kali mencoba memperingatkan tentara itu setelah anaknya bercerita tentang pembunuhan pertamanya, tapi ditolak.
Naskah tentara menyatakan bahwa lima anggota satuan itu melakukan tiga pembunuhan di provinsi Kandahar antara Januari hingga Mei, demikian The Washington Post melaporkan.
 Tujuh prajurit lain telah didakwa melakukan kejahatan terkait dengan perkara itu, termasuk penggunaan ganja, upaya menghalangi penyelidikan dan serangan balas dendam bergerombol atas upaya membocorkan kejadian tersebut.
 Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 10 Agustus menyatakan jumlah korban di kalangan rakyat jelata dalam perang itu meningkat sepertiga dalam enam bulan pertama tahun ini, mencapai 1.271 orang.
 Sebelum ini, muncul skandal memalukan di kalangan militer AS, di mana seorang jenderal AS menyebut pembantaian terhadap warga Afghanistan sebagai hiburan, menjadi skandal baru bagi militer AS.
 Jenderal James Mattis menyebut penembakan terhadap warga Afghanistan sebagai hiburan menyenangkan. Pernyataan ini tentunya menyulitkan para pejabat militer AS, demikian kutip Koran Independet.
 “Sebenarnya, itu sangat menyenangkan untuk bertempur. Kau tahu, ini adalah neraka dari suara teriakan. Sangat menyenangkan untuk menembak beberapa orang,” ujarnya.
 Pernyataan ini disampaikan  dalam sebuah seminar yang digelar pada tahun 2005 di San Diego.
 “Perang benar-benar menyenangkan. Di Afghanistan tidak ada kemanusiaan yang tersisa. Untuk itu, menembaki warga setempat adalah hiburan yang menyenangkan,” kutipnya.
 NATO dan Amerika Serikat (AS) menempatkan hampir 150.000 tentara di Afghanistan kedatangan pasukan asing ini tak membuat suasana Negara itu semakin baik. Sebab kecemasan dan ketakutan terus menyertai banyak warga sipil.  [irb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Bahrain Diam-diam Temui Dedengkot Zionis
Tulisan selanjutnya Dinkes Bogor Resah Iklan Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?