Hidayatullah.com–Pihak berwenang Mesir akan melarang sejumlah pemimpin Hamas melakukan perjalanan haji tahun ini ke Arab Saudi lewat Mesir. Demikian Maan (15/10) melaporkan.
Kepada Maan, pejabat Hamas mengatakan bahwa diantara para tokoh yang dilarang melintasi Mesir adalah anggota legislatif Salah Al-Bardawil dan jurubicara Hamas Sami Abu Zuhri dan Fawzi Barhoum.
Abu Zuhri membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan dirinya diberitahu oleh pemimpin Hamas bahwa pejabat Mesir menghubungi mereka dan memberitahu bahwa Mesir menolak memperbolehkan sejumlah tokoh Hamas memasuki Mesir dalam perjalanannya ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.
Dia menambahkan, “Kita bicara tentang ritual keagamaan. Dan ini seharusnya tidak dipergunakan sebagai permainan politik.”
Keputusan Mesir itu menambah ketegangan hubungannya dengan Hamas.
Pada bulan September lalu, pejabat tinggi Hamas Ismail Radwan mengatakan, pemimpin mereka yang berada di pengasingan, Khalid Misyal, bertemu dengan kepala intelijen Mesir Omar Suleiman guna membahas kemajuan pembicaraan dengan Fatah. Dalam diskusi tersebut juga dibahas mengenai perbaikan hubungan dengan Mesir karena kematian penjaga perbatasan Mesir tahun 2009 yang ditudingkan kepada Hamas.
Di sisi lain, Hamas menganggap Mesir memperparah keadaaan Gaza akibat blokade Israel, dengan kerap menutup pintu perbatasan Rafah.
Sementara Mesir beralasan penutupan perbatasan dilakukan demi keamanan, akibat sering terjadi aksi serangan roket oleh pejuang Palestina ke arah Israel dan Yordania.[di/maan/hidayatullah.com]