Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar: Masyarakat Perlu Wadah Terbuka Kritik Media

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2010 13:07
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Pakar Komunikasi dari Universitas Airlangga (Unair), Dr Henri Subiakto SH MA berpandangan masyarakat perlu wadah terbuka yang disediakan untuk bisa menyampaikan kritikan terhadap perkembangan dan kinerja media massa.

“Sudah saatnya ada rubrik khusus atau nama lainnya sebagai wadah terbuka untuk masyarakat menyampaikan kritikan pada media massa. Tuntutan itu, tentu sebagai wujud dari kemajuan demokrasi,” kata Staf Ahli Kementerian Kominfo RI itu, ketika dihubungi dari Padang, Jumat.

Menurut Henri, media sebuah wadah demokrasi, dan bila tidak mau dikritik secara terbuka oleh masyarakat akan berpotensi menjadi power bagi kekuasaan.

Kekuatan tersebut, bukan saja bagi pemerintah tetapi terhadap pemilik media sendiri, apalagi bagi pemilikinya yang berada dalam satu lingkaran kelompok politik tertentu.

Saat ini, katanya, wadah yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kritikan, baru untuk kekuasaan pemerintah melalui media massa, baik cetak, radio maupun televisi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, ada ruang atau wadah untuk masyarakat menyampaikan kritikan atau laporan terhadap suatu media, tapi sifatnya masih tersembunyi, di antaranya melalui Dewan Pers.

Namun, kritikan yang disampaikan masyarakat melalui Dewan Pers, sulit untuk diketahui secara pasti, katanya, karena yang sering diungkap hanya jumlah pengaduan yang masuk.

Menurut Henri, masyarakat ada yang ingin tahu dibalik suatu berita yang diterbitkan, ditayangkan dan disiarkan media serta mengetahui peran dan fungsi media massa itu sendiri.

Terkait, media massa bukan berarti tidak pernah salah dalam proses kerjanya, malahan banyak juga yang melanggar etika, tanggung jawab sosial dan wartawan ada yang hanya mengangkat pemberitaan untuk menguntungkan sekolompok orang atau pihak tertentu, bahkan ikut terlibat dalam tim sukses dalam Pilkada.

Sementara ketika masyarakat ingin menyampaikan kritikan, tetapi wadah yang terbuka sangat minim, bahkan bisa dikatakan sama sekali tidak ada saat ini.

Padahal, katanya, `cek and balance` dalam demokrasi sangat diperlukan dalam mengontrol suatu kinerja, apakah berjalan sesuai atau tidak dengan koridor yang semestinya.

Terkait, perkembangan media massa cukup memprihatinkan karena ada peran media yang terkoptasi dengan kepentingan untuk suatu kekuatan tertentu.

“Malahan, ada media yang nasumbernya tokoh yang diundangnya itu-itu saja untuk mengkritik kekuasaan pemerintah. Seiring dengan itu, saat media siap untuk dikritisi secara terbuka oleh publik,” katanya.

Justru itu, penting adanya wadah di media sendiri untuk masyarakat bisa menyampaikan saran dan kritikan secara terbuka dengan apa yang terlah diperbuat dan dikerjakan media sebagai sebuah wadah demokrasi.

Terkait, hal itu bisa dijadikan “media literas”, artinya masyarakat akan melek, satu sisinya masyarakat tahu peran media dan juga masyarakat tahu akan hak-haknya pada media.

Jadi, kata Henri, dengan adanya rubrik atau wadah terbuka untuk kritikan masyarakat terhadap media akan memberikan dampak positif antara lain mencerdaskan masyarakat dan menunjukkan sistem demokrasi serta membuat keterbukaan media massa sendiri.

“Membuat dan memberikan wadah/rubrik khusus untuk kritikan masyarakat terhadap media, tak mesti ada regulasi. Tapi, media massa seperti televisi dan radio bisa membuat program dialog interaktif dengan program khusus menberikan kritikan masyarakat,” katanya. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Barghouti: Palestina Harus Segera Dideklarasikan
Tulisan selanjutnya Pemimpin Hamas Dilarang Haji Lewat Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?