Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Kirim Pelatih Pemberontak Libya

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 20 April 2011 20:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mengikuti jejak Inggris, Prancis memutuskan akan mengirim anggota militernya ke kelompok pemberontak guna mengajarkan latihan militer.

Kepada para wartawan (20/4), dengan bahasa yang lebih halus dan diplomatis, jurubicara pemerintah Francois Baroin mengatakan bahwa Prancis tidak akan mengirimkan pasukan ke Libya. Negaranya hanya akan mengirim “sejumlah kecil petugas penghubung militer yang akan ditempatkan bersama Dewan Transisi Nasional guna mengatur perlindungan terhadap warga sipil.”

Dewan Transisi Nasional adalah nama untuk kelompok pemberontak Libya yang selama ini mewakili kelompok-kelompok rakyat melawan kubu Qadhafi di dunia internasional.

Jumlah anggota pasukan Prancis yang akan dikirim untuk melatih rakyat sipil Libya cara menggunakan senjata dan berperang melawan pasukan Muammar Qadhafi berjumlah sekitar 10 orang.

Baroin menolak menyebutkan negara mana saja yang bisa melakukan hal serupa seperti apa yang dilakukannya bersama Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya Rusia mengatakan bahwa upaya pasukan Barat membantu kelompok pemberontak Libya menggulingkan pemerintahan Muammar Qadhafi berarti melanggar mandat resolusi Dewan Keamanan PBB. Sebab mandat yang diberikan kepada pasukan asing sekedar melindungi warga sipil, bukan menggulingkan Qadhafi. Baca berita sebelumnya Rusia: NATO Langgar Mandat PBB di Libya.*

Keterangan foto: Presiden Nicols Sarkozy berjabat tangan dengan pemimpin kelompok pemberontak Libya Mustafa Abdel Jalil, di Istana Elysee, Paris 20 April. [Reuters]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Begini Situasi Saat Husni Mubarak Mundur
Tulisan selanjutnya Perbankan Syariah Dapat Dorong Pertumbuhan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?