Hidayatullah.com–Menyusul penolakan Israel untuk meminta maaf atas peristiwa serangan berdarah atas Freedom Flotilla, Turki kabarnya membatalkan kesepakatan penjualan air bersih kepada Israel.
Menurut perjanjian yang telah dibuat, Turki akan menjual sekitar 1,75 milyar kaki kubik air per tahun kepada Israel.
Koran Nasionl Israel (05/9) melaporkan, “Pembatalan penjualan air itu bukan sinyal yang pertama dari kemarahan Turki atas insiden kapal Gaza.”
Selain batal menjual airnya, Turki sebelumnya telah mengumumkan pengusiran duta besar dan pejabat diplomatik senior Israel dari negaranya. Turki juga telah membekukan perjanjian suplai gas alam dari Rusia yang akan dialirkan lewat pipa bawah laut.*