Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penjara Ohio Diskriminasi Menu Halal

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Oktober 2011 09:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penjara Ohio tidak memberikan makanan halal bagi penghuni penjara yang beraga Islam, tapi pada saat yang sama menyediakan makanan kosher untuk para narapidana  beragama Yahudi. Hal itu diungkapkan oleh seorang Muslim narapidana hukuman mati yang dituangkan dalam surat tuntutan pelanggaran hak sipil.

Sebagaimana dilaporkan Associated Press, hari Senin (03/10/2011), Negara bagian Ohio mengatakan telah menyingirkan menu yang mengandung babi, sebagai tanggapan dari tuntutan hukum tersebut.

Abdul Awkal, 52, terpidana mati, bersama seorang narapidana biasa Cornelius Causey, 35, mengatakan, pilihan menu vegetarian dan nonbabi yang ditawawarkan oleh Departemen Rehabilitasi tidak cukup. Sebab daging selain babi yang disajikan juga harus disembelih harus memenuhi standar halal.

“Masalah makanan halal sangat penting bagi saya, karena saya menghadapi hukuman mati,” kata Awkal, yang mengajukan tuntutan sejak awal tahun ini.

“Penting bagi saya untuk mengikuti ajaran agama saat menjelang kematian.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Oleh karena itu, David Singleton, direktur eksekutif Ohio Justice and Policy Center yang mewakili Awkal, mereka akan terus melanjutkan tuntutannya.

Carlo LoParo, jurubicara Departemen Rehabilitasi, mengatakan bahwa penghilangan babi dari daftar makanan cukup memenuhi tuntutan narapidana Muslim, tanpa harus mempertaruhkan keamanan anggaran.

Pemerintah Ohio beralasan, menyediakan makanan halal disamping menu yang sudah ada memberatkan keadaan keuangan pemerintah, terlebih dalam masa krisi seperti sekarang ini. Untuk menu halal dibutuhkan biaya $3,5 – $7, sedangkan menu biasa hanya $1,7.

Jika tuntutan itu dipenuhi maka, kata pemerintah Ohio, mereka harus mengubah menu makanan untuk 2.000 orang penghuni penjara. Tapi, menurut pengacara Awkal, jumlahnya tidak akan sebanyak itu, sebab tidak semua Muslim makan makanan halal.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas: Lindungi Masjid dari Kejahatan Israel
Tulisan selanjutnya Cintailah Istri Anda Karena Allah!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?