Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Libya Muammar Qadhafi Dilaporkan Tewas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2011 21:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat pemerintah sementara di Libya mengatakan mantan pemimpin Moammar Qadhafi telah tewas setelah terluka dalam pertempuran pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC) saat memperebutkan kota Sirte. Laporan ini belum dapat dikonfirmasikan secara independen.

Menteri Penerangan Mahmoud Shammam mengatakan para pejuang memberi tahu bahwa mereka telah melihat jenazah Qadhafi, dan para pejabat lain juga mengatakan ia telah meninggal.

Sayangnya, pernyataan itu belum dapat dipastikan secara independen. Laporan lain menyebutkan ia ditangkap hidup-hidup.

Laporan itu muncul setelah pasukan transisi mengklaim mereka menguasai Sirte, tempat kelahiran Qadhafi, setelah pertempuran berminggu-minggu.

Sejumlah laporan yang belum dapat dipastikan menyebutkan sebelumnya Kolonel Qadhafi terluka dalam penyerangan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Qadhafi digulingkan bulan Agustus lalu oleh milisi pemberontak atas bantuan Amerika, Prancis, Inggris dan NATO setelah 42 tahun berkuasa.

Mahkamah Kejahatan Internasional mengupayakan penahanannya.

“Ia ditangkap. Ia terluka di kedua kakinya,” kata pejabat Dewan Transisi Nasional (NTC) Abdel Majid kepada kantor berita Reuters.

Sebelumnya, Kamis (20/10)/2011, para pemimpin militer NTC mengatakan Qadhafi telah ditahan, dan bahwa ia terluka parah. Ketua NTC Mustafa Abdel Jalil diharapkan akan segera memberi pernyataannya.

Pasukan NTC mengibarkan bendera baru Libya di pusat kota Sirte, Kamis pagi waktu setempat, sementara suara tembakan perayaan dan klakson mobil menggantikan tembakan senjata dan meriam yang terdengar di kota ini selama beberapa pekan belakangan.

Direbutnya kota Sirte ini terjadi dua bulan setelah pasukan yang setia kepada Dewan Transisi Nasional mengambil alih ibukota, Tripoli, memaksa Moammar Qadhafi dan keluarnya untuk melarikan diri. Salah seorang anak lelakinya, Muatassim, dipercaya termasuk salah satu yang ikut bertempur di Sirte, di mana pasukan NTC menggeledah rumah-rumah mencari mereka yang setia terhadap mantan pemimpin Libya tersebut.

Pernyataan kemenangan di Sirte diharapkan memulai langkah-langkah politik yang mengarah pada diselenggarakannya pemilu, pembentukan pemerintahan dan konstitusi baru. Langkah-langkah tersebut akan signifikan artinya bagi negara yang selama 40 tahun berada di bawah kekuasaan Qadhafi yang memerintah seorang diri.

Dikuasainya Sirte menyusul sukses pasukan NTC di kota daerah pro- Qadhafi lainnya, Bani Walid, pada awal pekan ini. Pertempuran masih berlangsung di sebelah selatan negara Libya, di daerah padang pasir yang berbatasan dengan Niger, Aljazair dan Chad. Tapi kekuasaan atas kota Sirte merupakan sebuah kemenangan simbolik, menyatukan menyatukan koridor populasi utama mulai dari pesisir timur hingga barat.

Pakar Libya, Ziad Akl, dari Ahram Center di Kairo mengatakan pasukan Qadhafi mengalami kesulitan untuk terus bertempur.

“Pertama-tama, mereka tidak terorganisasi dengan baik, tidak punya strategi tertentu, dan mereka tidak berjuang untuk menang,” ujar Akl dikutip Voice of Amerika (VoC).

“Mereka hanya berupaya untuk mempertahankan posisi mereka sekarang dan menghentikan berkembangnya revolusi, padahal ini pertempuran yang berkembang dengan cepat.”

BBC melaporkan, walaupun berita penangkapan itu belum dipastikan, mobil-mobil membunyikan klakson di ibukota dan senjata ditembakkan ke udara sebagai tanda perayaan.

Sebelumnya, para komandan NTC di Sirte yang terletak sekitar 360 kilometer di timur Tripoli, mengatakan kota itu telah mereka kuasai.

“Tidak ada lagi pasukan Qadhafi,” kata Kolonel Yunus al-Abdali kepada kantor berita Reuters.

“Kami sekarang mengejar pejuang yang mencoba melarikan diri.

Jika benar itu yang terjadi, maka sebagian besar kontak senjata yang telah berlangsung berbulan-bulan di Libya telah usai Kamis ini.

Hari Senin lalu (17/10) NTC mengatakan mereka menguasai 90% kota itu termasuk kawasan pusat kota.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembebasan Disambut Haru dan Banjir Air Mata
Tulisan selanjutnya Gubernur Madinah Tambah Akomodasi Jamaah Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?