Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Majalah Newsweek: Ajaran Kristen dalam Krisis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2012 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menjelang perayaan Paskah, umat Kristen dikagetkan dengan laporan terbaru majalah Newsweek bulan April. Dalam edisi terbarunya, majalah ini menampilkan cover cukup mengejutkan. Dengan judul besar “Forget The Church Follow Jesus” tulisan Andrew Sullivan tersebut menjadi head line utama di majalah tersebut.

Dalam artikelnya, Sullivan menyatakan bahwa agama “Kristen” telah dihancurkan oleh politisi, penginjil dan juga para pendeta. Sullivan mengawali artikelnya dengan pandangannya tentang iman dan Alkitab, kemudian ia menggali lebih dalam kepada “apa yang salah” dengan ke-Kristenan di Amerika.

Dalam artikelnya, Sullivan sepertinya menginginkan Kristen Amerika untuk memisahkan agama dengan kehidupan sosial dan politik di negeri itu.

Menurutnya, Kristen Amerika bereaksi terlalu berlebihan terhadap “moderenitas” yang terjadi, seperti homoseksualitas atau aborsi. Menurutnya Yesus sendiri tidak pernah membicarakan tentang dua hal itu.

Menuju Atheis dan Yoga

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia juga menjelaskan, bahwa hirarki gereja Katolik kehilangan bagian terbesar kekuasaannya dengan larangan sepihak dari Paus Paulus VI tahun 1968. Bahkan pada dasawarsa terakhir, kekuasaan moril agama itu yang dinilai tinggal sedikit juga sudah menguap akibat kasus-kasus persekongkolan internasional, penyalahgunakan dan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang jumlahnya tak terbilang.

Menurut Sullivan dalam artikel tersebut, agama Kristen, kini telah mengalami krisis amat serius yang mengakibatkan banyak orang Amerika memilih Ateis.

“Mengingat krisis ini, tidak mengherankan bahwa segmen keyakinan yang tumbuh paling cepat di kalangan muda adalah Ateisme, yang telah melompat dalam popularitas di milenium baru. Juga tidak mengejutkan bahwa begitu banyak orang berpaling dari agama Kristen yang terorganisasi dan menuju “spiritualitas,” mengkooptasi atau mengadaptasi praktek meditasi atau yoga, atau mengembara sebagai orang Katolik murtad dalam gurun rohani keingin-tahuan.”

Tulisan mendapat reaksi kalangan gereja. Sebagian menilai, Sullivan jelas mewakili pandangan orang luar melihat kekristenan, dan mengartikan apa-apa yang tertulis di Alkitab secara literal. 

Tanggapan lain datang dari William Donohue, presiden Liga Katolik untuk Hak Sipil dan Agama di Amerika. Menurut William, Sullivan tak memahami ajaran Katolik dan salah paham.

“Tak ada gereja Katolik yang terobsesi kehidupan seks masyarakat, seperti yang ia tuduhkan. Bukan, orang seperti dia. Dia ingin gereja Katolik tanpa Catholicism. Dan saya ingin gula-gula kapas tanpa rongga,” ujar William Donohue sebagaimana dimuat di Eurasia Review.

Entah apa karena menjelang Paskah sehingga Newsweek mengangkat sosok Yesus dan ke-kristenan. Karena menurut hasil survey, dengan menaruh Yesus di halaman muka majalah dapat meningkatkan oplah sebesar 45 persen.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Kecantikan, Sahwat dan Minimnya Prestasi
Tulisan selanjutnya Berislam Tanpa Ghuluw!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?