Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penjual Dasi Jadi Target Polisi Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2012 11:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para wanita penjaga stand dalam pameran perdagangan internasional yang mejual dasi pria menjadi target operasi polisi Teheran. Lapor media Iran yang dikutip AFP, Rabu (30/5/2012).

Wakil kepala polisi Iran Reza Radan kepada koran setempat, Mardomsalari, mengatakan bahwa stand-stand yang dijaga oleh para wanita itu ditutup karena mereka tidak mematuhi aturan berpakaian yang harus menutup aurat. Sehingga sekitar 80 stand terpaksa ditutup oleh aparat.

Sementara kepala polisi Esmail Ahmadi Moqadam mengatakan, para penjaga stand wanita tersebut sebelumnya telah diperingatkan. “Namun, mereka tidak menanggapinya serius. Oleh karena itu kami menutup standnya.”

Tidak diketahui apakah wanita-wanita itu ditahan atau didenda, sebagaimana yang biasanya terjadi. Tidak diketahui pula apakah ada orang asing di antara mereka.

Pameran dagang yang ditutup kemarin itu diikuti oleh perusahaan dari beberapa negara, seperti Austria, China, Prancis, Jerman, India, Italia, Korea Selatan, Spanyol dan Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan Madomsalari dan media-media lain, polisi Iran juga melancarkan operasi terhadap larangan yang sering tidak dihiraukan, yaitu penjualan dasi pria.

Asesoris pakaian pria tersebut menurut para pemimpin garis keras Iran merupakan simbol dekadensi moral masyarakat Barat. Presiden pertama Iran, Abul Hassan Bani Sadr, menjulukinya “buntut keledai.”

Pada tahun-tahun pertama setelah Revolusi 1979, anggota Garda Revolusi yang bersemangat menjalankan tugasnya, kadang memotong dasi-dasi yang kelihatan di jalan. Mereka tidak peduli bahwa asesoris pakaian itu sebenarnya merupakan penemuan orang Eropa Timur, jadi bukan semata-mata budaya orang Barat.

Di Iran, dasi populer di kalangan pengacara, dokter dan pengusaha. Dan sering terlihat dipakai pada acara makan malam tertutup di kawasan bisnis Teheran Utara.

Polisi Iran kerap melakukan operasi pakaian yang dikenakan masyarakat umum.

Wanita diwajibkan mengenakan kerudung menutupi rambut, mengenakan pakaian luar panjang di bawah lutut, tidak memakai tata rias mencolok dan pewarna kuku.

Pelaku pelanggaran dapat dikenai sanksi denda dan wajib membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya itu.

Keluarga pelanggar biasanya dihubungi untuk menjemput si pelanggar, dengan membawa pakaian ganti yang sesuai aturan.

Kasus pencambukan atas para pelanggar aturan berpakaian ada, namun jarang terjadi.*  

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Otoritas China Sangat Tegas Berantas Gereja Rumahan
Tulisan selanjutnya Tudingan Eropa Soal Toleransi Beragama Kembali Dibantah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?