Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prof Australia: Sekolah Kristen Ajarkan Keburukan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2012 07:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang profesor universitas di Australia mengatakan bahwa sekolah-sekolah Kristen mengajarkan nilai-nilai yang bertentangan dengan nilai masyarakat kepada para siswanya. Demikian dilansir Christian Post (30/5/2012).

Profesor Marion Maddox, direktur riset sosial di Universitas Macquarie, Australia, berpendapat bahwa sekolah-sekolah Kristen tidak hanya gagal untuk memberikan pendidikan yang penuh, tetapi juga memaksakan nilai-nilai yang bertentangan dengan nilai sekuler yang diusung oleh negara Australia.

Maddox mengkhawatirkan jumlah siswa sekolah Kristen yang terus bertambah dalam dekade terakhir. Sebab menurut Maddox, “banyak kasus di mana guru dipecat, atau siswa dikeluarkan karena perilaku seksual mereka, yang mana hal itu [pemberhentian guru/siswa] tidak diperbolehkan oleh undang-undang jika mereka berada di sekolah negeri.” Terlebih lagi, imbuh Maddox, sekolah-sekolah Kristen itu juga menikmati uang tunjangan dari pemerintah dan katanya mengusung kebebasan beragama.

Maddox mengambil contoh, seorang guru hamil di luar nikah dikeluarkan dari Sunshine Christian College karena diangap melanggar “perjanjian untuk mengikuti gaya hidup” Kristen, yang ditandatangani oleh guru wanita itu sebelum dipekerjakan.

Pendidikan di sekolah Kristen juga dinilai menyedihkan, karena mengajarkan murid tentang Teori Penciptaan. Dan sekolah Kristen “mengajarkan kepada warga negara (Australia) bahwa hukum Tuhan lebih penting daripada hukum (negara).”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun jurubicara Kantor Pendidikan Katolik membantah apa yang dikatakan Maddox.

“Sebagian orang berpikir bahwa sekolah-sekolah Katolik tidak mengajarkan materi tertentu dari kurikulum,” kata John Phelan. “Apa yang kami ajarkan adalah kurikulum yang sekarang, tetapi ditambah dengan memasukkan nilai-nilai Kristen didalamnya.”

Sebagaimana dilansir Brisbane Times, statistik menunjukkan hampir 40 persen siswa sekolah menengah Australia bersekolah di swasta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Ada Pembantaian Muslim Srebrenica!
Tulisan selanjutnya Arab Bantu $100 Juta Tiap Bulan untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?