Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Usamah Hidup Sederhana, Hemat Uang Demi “Berjihad”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juni 2012 14:16
Bagikan
Usamah dalam sebuah wawancara dengan TV Aljazeera ketika masih hidup
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan pemimpin teras Al-Qaidah, Usamah bin Ladin, menjalani kehidupan secara sederhana dan berhemat, mengalokasikan semua kemewahan pribadinya untuk menyerang kepentingan Barat dan menyediakan makanan lezat untuk tamu, demikian kata Syeikh Ayman al-Zawahiri.

Dalam video terbaru yang disiarkan secara online bertajuk “Hari-hari bersama imam, Bagian Kedua”, Zawahiri, yang kini diberitakan mengambil alih kepemimpinan Al-Qaidah setelah pembunuhan Usamah setahun lalu oleh Amerika, menceritakan kembali kehidupan pemimpin yang nyaman dengan kehidupan yang sangat sederhana, meski dikenal memiliki kekayaan yang berlimpah.

“Ketika memasuki rumahnya, Anda akan terperanjat. Hiasan rumahnya sangat sederhana, dengan beberapa ranjang kayu dan sedikit perabotan. Jika ia mengundang kami ke rumah, ia akan menjamu kami makan roti, sayur dan nasi – apa saja yang ada ia akan sediakan untuk kami, ” katanya dikutip Reuters, hari Senin, (05/05/2012).

Usamah tewas di Pakistan Mei lalu dalam serangan tengah malam oleh pasukan khusus Amerika Serikat, mengakhiri usaha pemburuannya selama 10 tahun.

“Ia membelanjakan uangnya untuk jihad,” kata Zawahiri, sambil menambahkan Usamah telah menyumbangkan US$ 50.000 (setara (Rp474 juta) untuk membantu membiaya pemboman kedutaan Amerika di Kenya dan Tanzania pada tahun 1998.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Padahal, menurut Ayman, pada masa itu, Usamah cuma memiliki harta tidak sampai US $ 55,000 (Rp521 juta).

Zawahiri kadang-kadang tertawa ketika mengingat kembali memori bersama Usamah, yang dikatakan mendesak pejuang mujahidin tidak menggunakan listrik sebagai persiapan untuk kesulitan hidup dalam pelarian.

Di balik kesederhanaan kehidupannya, Usamah adalah pria yang sangat pemurah. Dikisahkan, Usamah pernah membeli sekawan domba untuk memasak makanan untuk pengunjung dari Afghanistan.

“Beliau dikenal pemurah dengan tamu. Beliau akan menyembelih ternak untuk mereka dan memberikan mereka makanan yang lezat, “katanya.

Yang jelas, kata Zawahiri, Zawahiri melanjutkan, Usamah rela mengorbankan seluruh hartanya demi perjuangan jihad menghancurkan kekuatan Barat.

Seperti diketahui, Usamah dikabarkan tewas setelah penyerbuan tentara khusus NAVY SEAL Amerika, di kota Abottabad, Pakistan, Mei tahun lalu. Pasca penyerbuan, Amerika dikecam dunia, atas ulahnya yang memperlkukan jasad Usamah secara tidak manusiawi, karena diakui telah dibuang ke laut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom Berjatuhan, Anak-anak TK Bintang Al-Quran Tetap Syukuran
Tulisan selanjutnya Swasembada dan Kemerdekaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?