Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Angka Kematian Coronavirus Italia Hampir Tembus 200

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2020 06:07 6:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Maret 2020 17:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah kematian akibat coronavirus di Italia melonjak menjadi 197, setelah terjadi kenaikan angka kematian harian sejak wabah merebak.

Aparat terkait mengatakan 49 orang meninggal dunia dalam kurun 24 jam, sementara lebih dari 4.600 kasus infeksi coronavirus sudah dilaporkan, lansir BBC Jumat (6/3/2020).

World Health Organization (WHO) mengatakan hampir 100.000 orang di seluruh dunia telah terinfeksi coronavirus. Lebih dari 3.000 orang meninggal dunia, kebanyakan di China.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut penyebaran coronavirus “sangat mengkhawatirkan” dan mendesak semua negara membuat komitmen menjadikan pemberantasan penyakit terevut sebagai “prioritas tertinggi mereka.

Hari Jumat aparat Italia dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa hari itu mencatat rekor kematian terbanyak, seraya angkanya belum dapat dikonfirmasi resmi sampai penyebab pasti kematian mereka diketahui.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Institut kesehatan nasional mengatakan rata-rata usia pasien meninggal dunia 81 tahun dan mayoritas sebelumnya sudah memiliki masalah kesehatan. Diperkirakan 72% mereka yang wafat adalah kaum pria.

Menurut data pemerintah Italia, sebanyak 4,25% kasus coronavirus terkonfirmasi meninggal dunia, ini merupakan rata-rata tertinggi di dunia.

Italia merupakan salah satu negara dengan populasi tertua di dunia, artinya komposisi penduduknya kebanyakan berusia dewasa atau manula.

Pemerintah pekan ini sudah memerintahkan penutupan seluruh sekolah selama 1 hari guna meredam penyebaran coronavirus.

Semua pertandingan olahraga profesional, termasuk liga sepakbola Serie A, juga diminta digelar di ruangan tertutup atau tanpa penonton selama sebulan.

Koresponden BBC di Roma, Mark Lowen, mengabarkan lewat Twitter bahwa seorang warga di kota Codogno yang dikarantina mengatakan hal yang paling menyebalkan bagiwarga adalah larangan menyelenggarakan prosesi pemakaman korban coronavirus, sebab ada pembatasan kerumunan orang.

“Para pendeta hanya mengucapkan beberapa baris doa, sudah itu saja,” tulis Lowen.

Hanya China, Korea Selatan dan Iran yang memiliki kasus infeksi lebih banyak dibanding Italia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Terima Pengunduran Diri Kardinal Terkait Penyembunyian Kasus Pendeta Pedofil
Tulisan selanjutnya Keluarga Besar dan Keturunan Masyumi Persiapkan “Masyumi Reborn”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?