Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Peringatkan Demonstran Hong Kong Agar Tidak ‘Bermain Api’

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2019 21:36 9:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Agustus 2019 06:33
Bagikan
Warga Hong Kong memprotes RUU ekstradisi ke China Daratan.
Bagikan

Hidayatullah.com—China mengeluarkan peringatan keras kepada demonstran di Hong Kong, dengan mengatakan jika mereka mencoba “bermain api maka mereka justru yang akan terbakar.”

Seorang jubir untuk kantor kebijakan China perihal Hong Hong mengatakan kepada para pengunjuk rasa agar “tidak meremehkan sikap tegas pemerintah pusat.”

Hong Kong selama sembilan pekan terakhir terus menerus mengalami aksi unjuk rasa besar antipemerintah.

Hari Senin (5/8/2019), seruan mogok massal mengakibatkan banyak kekacauan, dan lebih dari 200 penerbangan dibatalkan.

Pengunjuk rasa menuntut penyelidikan independen atas kebrutalan polisi, penarikan sepenuhnya RUU ekstradisi ke China Daratan, serta pengunduran diri pemimpin Hong Kong Carrie Lam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Demonstrasi-demonstrasi radikal telah mendorong Hong Kong ke “tepi jurang situasi yang sangat berbahaya,” kata Yang Guang, jubir untuk Hong Kong and Macau Affairs Office (HKMAO) seperti dilansir BBC Selasa (6/8/2019).

Dia memperingatkan pengunjuk rasa agar tidak salah mengartikan sikap menahan diri pemerintah dengan kelemahan.

Upaya untuk memaksa Carrie Lam mengundurkan diri tidak akan terwujud, kata Yang, seraya menambahkan bahwa demonstran telah menimbulkan “dampak serius” pada perekonomian Hong Kong.

Peringatan itu merupakan salah satu yang paling keras dari Beijing dalam menanggapi unjuk rasa sejauh ini. HKMAO jarang menggelar konferensi pers tentang Hong Kong, tetapi keterangan pers tersebut merupakan yang kedua dalam dua pekan.

Yang mengatakan kekuatan-kekuatan “radikal dan ganas” berada di barisan depan aksi protes, sedangkan rakyat biasa terjebak di tengah.

Dia menuding kekuatan anti-China di Barat “campur tangan di balik layar” menyulut demonstrasi di wilayah otonom Hong Kong.

Sebagai contoh, dia mengutip perkataan Ketua US House of Representatives Nancy Pelosi yang menyebut unjuk rasa di Hong Kong sebagai “pemandangan yang indah untuk dilihat”. Dan Jeremi Hunt, menteri luar negeri Inggris kala itu, mendesak agar dilakukan penyelidikan terhadap Kepolisian Hong Kong yang ditudingnya menggunakan kekerasan terhadap demonstran.

Namun, politisi pro-demokrasi Lam Cheuk-ting mengatakan kepada BBC bahwa tidak ada “kekuatan-kekuatan asing” di belakang unjuk rasa tersebut.

“Itu bukanlah gerakan yang diselenggarakan oleh pemerintahan asing manapun, melainkan rakyat Hong Kong bergerak secara sukarela,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaHong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usia 12 Tahun Sudah Bisa Daftar Haji, Rencanakan Sejak Dini
Tulisan selanjutnya Presiden Honduras Juan Hernandez Terkait Perdagangan Narkoba, Rakyat Marah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ragam

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Ragam
4 September 2026 17:26
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?