Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembunuh Yitzak Rabin Kini Bebas Menonton Televisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juli 2012 14:25
Bagikan
Amir belum pernah mengungkapkan rasa penyesalan atas ulahnya membunuh Rabin
Bagikan

Hidayatullah.com–Pelaku pembunuhan Mantan Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin akhirnya dapat menempati sel penjara yang lebih bebas dari sebelumnya, demikian Harretz melaporkan Rabu, (04/07/2012).

Yigal Amir (42 tahun) yang menempati sel isolasi atas pembunuhan Rabin sejak  17 tahun lalu itu, sebelumnya menempati sel Isolasi yang sangat ketat. Dia bahkan tidak boleh menemui istri dalam menjalani hukuman seumur hidupnya.

Sejak dalam sel isolasi, tiap enam bulan sekali, kondisi Amir terus dipantau oleh Komite Layanan Penjara Israel sejak penahanannya. Pihak penjara menerima rekomendasi dari satuan keamanan Shin Bet dan polisi bahwa ia tetap dipisahkan dari tahanan lain dan disimpan di sel isolasi karena khawatir akan dibunuh oleh tahanan lain. Alasan kedua adalah bahwa Amir belum pernah mengungkapkan rasa penyesalan atas ulahnya membunuh Rabin.

Hareetz juga melaporkan bahwa perubahan sel penjara  ini menandakan Amir, yang menjalani hukuman di penjara Rimonim dekat Netanya, sekarang dapat menonton televisi dan menggunakan telepon lebih sering. Namun dia tetap tidak akan dipindahkan ke blok sel terbuka, di mana tahanan tetap berada di luar sel mereka sepanjang hari.

Tapi Amir diberi kelonggaran untuk dapat bertemu dengan tahanan lainnya dalam dua jam  sehari di halaman penjara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak penjara Israel mengatakan akan sangat berhati-hati untuk memutuskan tahanan yang akan ditempatkan bersama-sama dengan Amir. Pada bulan Desember 2010, Pengadilan Tinggi Kehakiman sempat menolak petisi oleh Amir untuk mengakhiri sel isolasi, tetapi mengatakan kemungkinan seperti itu dapat dipertimbangkan di masa depan.

Pengadilan menyarankan pada waktu itu bahwa Amir bisa berbagi sel dengan satu tahanan tertentu lainnya, namun  pilihan model tahanan seperti itu ditolak oleh banyak pihak.

Saat itu pengadilan mengatakan, “Bahkan 15 tahun setelah Amir dihukum karena tindakannya yang mengerikan,  pada umumnya masih menunjukkan bahaya bagi keamanan negara, karena Amir bisa menyebarkan doktrin yang mengerikan untuk tahanan lain.”

Yigal Amir mengatakan alasan dibalik pembunuhannya terhadap Rabin karena dipengaruhi oleh retorika para politisi dan jenderal sayap-kanan, termasuk bekas perdana menteri Ariel Sharon, yang menjelaskan bahwa perjanjian sementara Oslo 1993 dengan Palestina “akan membawa pada bencana” bagi Israel. Rabin akhirnya ditembak tiga kali dari jarak dekat saat sedang meninggalkan aksi damai dan kemudian tewas di rumah sakit.*/Pizaro

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Benarkah Syiah Serius akan Bebaskan al-Quds?
Tulisan selanjutnya Ketika Para Musisi International Memboikot Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?