Hidayatullah.com—Perpustakaan Nasional Israel mengklaim manuskrip-manuskrip berbahasa Hebrew (Ibrani) yang ada di tangannya memberikan bukti fisik pertama tentang eksistensi komunitas Yahudi kuno di Afghanistan.
Pejabat perpustakaan hari Kamis (3/1/2013) lapor Associated Press mengatakan, dokumen-dokumen itu berasal dari gua-gua di utara Afghanistan yang sekarang menjadi basis kekuatan Taliban.
Dokumen-dokumen yang berusia 1.000 tahun itu dapat diselamatkan, sebab orang Yahudi tidak membuang kertas-kertas yang di dalamnya terdapat nama Tuhan dan kondisi kering di gua tempat dokumen itu disimpan ikut mengawetkan manuskrip tersebut.
Para peneliti mengatakan, “Genizah Afghanistan” merupakan arsip yang sangat penting sejak ditemukannya “Genizah Kairo” di sebuah sinagog di Mesir 100 tahun silam. Dokumen dari abad pertengahan merupakan bagian dari koleksi dokumen sejarah yang tidak ternilai harganya yang pernah ditemukan. Genizah adalah bahasa Ibrani untuk tempat penyimpanan dokumen.*