Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Qatar Jarang Lakukan Poligami

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 September 2009 15:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah studi menampik anggapan bahwa poligami umum dilakukan oleh orang-orang Qatar. Hal itu dibuktikan dengan tingkat rata-rata perkawinan poligami yang masih rendah dalam 20 tahun terakhir.

Hasil studi yang dikeluarkan oleh Kantor Sekretariat Jenderal Perencanaan Pembangunan Bidang Kependudukan menunjukkan, jumlah pria Qatar yang mempunyai satu orang isteri berkisar antara 89% hingga 96% pada kurun waktu 1997 hingga 2007.

“Selama periode yang menjadi bahan kajian itu, kecenderungannya adalah tidak turun dan juga tidak naik. Ini menunjukan bahwa poligami bukanlah fenomena sosial yang terjadi pada masyarakat Qatar.” demikian kata studi itu. 

Sementara itu laki-laki yang menikahi dua orang isteri, jumlahnya berkisar antara 3,8% hingga 8,7%, selama periode yang sama. Jumlah pria yang mempunyai tiga atau empat istri tidak melebihi dari 0,3%.

Meskipun pria Muslim diperbolehkan untuk menikahi wanita lebih dari satu sekaligus, mereka diwajibkan untuk berbuat adil. Jika ia tidak yakin bisa berbuat adil, maka dianjurkan untuk memiliki seorang istri saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, studi menyangkut perkawinan dan perceraian menjadi peringatan bagi perkawinan dengan kerabat dekat, yang semakin banyak dilakukan orang Qatar. Sebab perkawinan seperti itu berbahaya bagi anak yang dilahirkan.

“Perkawinan dengan saudara dekat semakin marak. Di tahun 1996 jumlahnya hanya 11,7%. Tapi jumlah itu meningkat menjadi 40% di tahun 2000 dan 43,8 di tahun 2007.”

Dalam studi yang sebelumnya dilakukan  oleh Dewan Tertinggi Urusan Keluarga menyebutkan bahwa 60% orang yang dilahirkan dalam keadaan cacat, merupakan hasil dari perkawinan dengan saudara dekat.

Hal itu mendorong diberlakukannya hukum pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Sebab fakta menunjukkan, 34,5% orang cacat berasal dari orangtua yang punya hubungan keluarga pada tingkat pertama. Dan  25% dari mereka dilahirkan dari orangtua yang punya hubungan keluarga tingkat 2.

Studi itu juga menunjukkan bahwa jumlah keluarga inti semakin meningkat, mulai dari hanya 74% pada tahun 1976 menjadi 82% di tahun 2004. Sementara pada tahun 2007 jumlah keluarga besar menurun hingga 18%. [di/gt/www. hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah DKI Akan Terapkan Pajak Rokok
Tulisan selanjutnya Rahasia Keutamaan Hari Jumat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi

Berita
11 Agustus 2026 15:57
Promosi Miras dengan Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha, Sounds Project Buat Klarifikasi
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Terbaru

  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
  • Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
  • Promosi Miras dengan Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha, Sounds Project Buat Klarifikasi
  • MUI Kecam Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha
  • ‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”
  • Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
  • Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan
  • Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
  • Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?