Hidayatullah.com–Angkatan Udara Libya untuk pertama kali menggunakan pesawat tak berawak milik Libya guna melaksanakan tugas pemeriksaan.
Kepala pertahanan udara, Brigjen Juma Hussein El-Abani, mengatakan, pesawat tak berawak itu digunakan dalam operasi dan inspeksi dalam divisinya.
Pesawat itu bertugas melakukan pengawasan udara dan mengumpulkan informasi, yang akan diteruskan ke divisi sebagai bagian dari operasi radar.
Diberitakan Saudi Gazette, Selasa (19/03/2013), ucapan El-Abani ini disampaikan pada upacara menandai ulang tahun kedua awal revolusi meruntuhkan kekuasaan presiden Muammar Qadhafi yang didukung serangan udara NATO.*