Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

ARNO Kecam Kekerasan Anti-Muslim di Burma

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2013 07:12 7:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2013 07:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Arakan Rohingya National Organization hari Sabtu kemarin (23/3/2013) mengeluarkan pernyataan berisi kecaman terhadap aksi kekerasan yang terus berlangsung terhadap warga Muslim di Burma (Myanmar).

Dalam pernyataannya, ARNO mengatakan polisi dan pasukan keamanan Burma tidak melakukan apa-apa untuk menanggulangi kekerasan terhadap Muslim yang terjadi di sebuah kota di Burma tengah, di mana pekan lalu terjadi bentrokan antara Buddhis dan Muslim sehingga sedikitnya 20 orang tewas.

Hari Sabtu, tentara Burma mengambil alih kontrol di Meikhtila, kota yang terletak sekitar 130 kilometer dari ibukota provinsi Naypyidaw, lapor Voice of America (24/3/2013).

Bentrokan bermula dari perselisihan antara seorang pembeli warga Buddhis dengan pemilik toko Muslim, yang merembet hingga ke jalanan pada hari Rabu lalu. Keesokannya pada hari Jumat, daerah itu sudah hangus dilalap api, sejumlah masjid hancur menjadi abu dan warga Buddhis dan Muslim terlibat perkelahian di jalanan.

Presiden Thein Sein hari Jumat mengumumkan keadaan darurat di Meikhtila dan mengizinkan militer untuk turun di daerah itu. Sementara para pekerja kemanusiaan membagi-bagikan makanan kepada warga Muslim dan Buddhis, serta menyediakan tempat penampungan bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

The Irrawaddy hari Jumat (22/3/2013) melaporkan bahwa beberapa orang penduduk setempat mengatakan kepadanya bahwa militan Buddhis dan para biksu mengamuk pelosok kota yang termasuk dalam wilayah Mandalay itu pada hari Jumat pagi. Militan Buddhis dan para biksu itu merusak masjid-masjid yang diyakini milik komunitas Muslim.

Laporan The Irrawady itu juga menyebutkan, ribuan warga Muslim yang tinggal di Meikhtila sudah mengungsi untuk menyelamatkan diri sejak hari Rabu lalu karena takut dibunuh oleh warga Buddhis. Penduduk Muslim di daerah itu mencakup sepertiga dari total populasi setempat.

Keganasan warga Buddhis tidak hanya menarget warga Muslim. The Irrawady mengaku fotografernya juga mendapatkan ancaman dari warga Buddhis yang memaksa agar menghapus foto-foto yang menggambarkan kerusakan akibat kekerasan yang dilakuka oleh para penganut Buddhis tersebut. Sejumlah reporter di Meikhtila bahkan memilih untuk keluar dari kota itu karena takut menjadi korban kekerasan warga Buddhis dan aparat setempat tidak menjamin keselamatan mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muliakan Orangtua dan Rawatlah Ia Hingga Akhir Hayat
Tulisan selanjutnya Korupsi, Mantan PM Israel Dihukum Satu Tahun Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?