Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turkish Airline Larang Bibir Merah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Mei 2013 22:02 10:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Mei 2013 22:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Maskapai penerbangan milik pemerintah Turki melarang para pramugarinya memakai perona bibir warna merah dan pewarna kuku. Sebuah keputusan yang menakutkan bagi kalangan sekuler Turki.

Maskapai penerbangan terbesar keempat di Eropa, Turkish Airline, mengatakan bahwa larangan itu bertujuan agar pramugari tidak tampil seronok dan lebih anggun dengan kosmetik wajah berwarna warna pastel yang kalem, sehingga penampilan alaminya lebih tampak saat berkomunikasi dengan penumpang.

“Sebagai konsekuensinya seragam awak kabin kami sekarang ini tidak termasuk warna merah, pink tua, dan lain sebagainya. Penggunaan lipstik dan cat kuku warna-warna tersebut oleh awak kabin kami merusak pemandangan mata,” kata Turkish Airline dalam pernyataan yang dikutip Reuters Jumat (3/5/2013).

Maskapai tersebut menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

Peraturan ini mengikuti keputusan lain sebelumnya yang melarang awak kabin menyajikan minuman beralkohol kepada penumpangnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keputusan-keputusan di atas kontan mendapat kritikan dari kelompok sekuler Turki, yang menuding pemerintah sekarang semakin gencar menyuntikkan nilai-nilai agama Islam ke dalam kehidupan mereka.

“Tidak seorang pun bisa menyangkal bahwa Turki semakin menjadi negara konservatif, relijius,” kata Atilay Aycin, ketua serikat pekerja maskapai penerbangan itu Hava-Is kepada Reuters. Menurut Aycin manajemen Turkish Airline gagal menunjukkan sikap politis dan ideologisnya.

Aycin mengatakan, sudah lebih dari setahun lalu maskapai itu tidak lagi melarang penggunaan kerudung oleh pegawainya. Dan sekarang wanita-wanit bercadar tampak pula bekerja di check-in counter serta berbagai posisi lainnya.

Turki merupakan negara yang penduduknya lebih dari 95 persen Muslim, tetapi memiliki konstitusi sekuler buatan Mustafa Kemal, presiden pertama Turki sejak Kekahlifahan Utsmani runtuh tahun 1919. Sejak partai AKP berkuasa, pemerintah Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan sedikit-sedikit melucuti peraturan sekuler yang membatasi pelaksanaan ajaran Islam oleh penganutnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesawat Militer Amerika Meledak di Langit Kyrgyzstan
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq: Tak ada Jalan Bantu Muslim Rohingya selain Berjihad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?