Hidayatullah.com—Ribuan lembar kertas berisi permohonan penganut Yahudi kepada tuhannya yang diselipkan di Tembok Ratapan dibersihkan petugas, lansir Euronews Senin (26/8/2013).
Tembok Ratapan (Wailing Wall) atau yang dikenal juga sebagai Western Wall atau dalam bahasa Hebrew disebut Kotel (HaKotel HaMa’aravi) merupakan dinding sebelah barat dari kompleks Masjid Al-Aqsha yang dianggap sebagai tempat paling suci orang-orang Yahudi saat ini dan dijadikan pusat peribadatan.
Selain membaca Talmud di depan tembok, penganut agama Yahudi percaya dengan menyelipkan kertas surat di celah-celah dinding, maka tuhan mereka akan mendengar dan mengabulkan permohonannya.
Oleh karena lembaran kertas yang diselipakan jumlahnya sangat banyak, setiap tahun Zionis membuang kertas-kertas itu dari celah dinding dua kali.
Surat untuk tuhan itu kemudian dikubur di Gunung Zaitun, tempat yang juga dianggap suci oleh orang Yahudi.*