Hidayatullah.com– Empat tentara yang bertugas dengan pasukan internasional pimpinan NATO di Afghanistan tewas pada Ahad (06/10/2013) di bagian selatan negara itu.
Dikutip BBC, NATO mengatakan mereka terbunuh oleh pejuang Taliban saat bergabung dalam sebuah operasi.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kewarganegaraan mereka, tetapi seorang pejabat militer mengatakan kepada kantor berita AP bahwa mereka orang Amerika.
Mereka terkena bom di pinggir jalan, kata pejabat tersebut.
Serangan terbaru ini terjadi pada hari ketika nominasi pemilihan presiden Afghanistan mendatang akan ditutup.
Taliban dilaporkan lebih aktif di wilayah selatan seiring adanya penarikan kembali pasukan internasional, yang dilakukan sebagai persiapan untuk penarikan total pada akhir 2014.
Pasukan internasional pimpinan NATO di Afghanistan, ISAF, mengalihkan tanggung jawab keamanan pada pasuka Afghanistan seiring dengan makin dekatnya waktu akhir penarikan pasukan.
Begitu pasukan NATO ditarik, untuk pertama kalinya sejak penarikan pasukan Soviet tahun 1989 kewenangan keamanan kembali menjadi tanggung jawab pasukan pemerintah Afghanistan.
Tidak ada rincian lebih lanjut atas serangan yang terjadi. Namun, pihak Taliban dilaporkan sangat aktif di selatan Afgahasitan di saat intensitas operasi pasukan internasional dalam persiapan penarikan pasukannya pada akhir 2014.
Pasukan NATO, yang memimpin Keamanan Internasional dan Pasukan Bantuan (ISAF), menyatakan bertanggung jawab atas penarikan pasukan dari negeri tersebut.*