Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi, UEA, Bahrain Tarik Duta Besarnya dari Qatar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2014 00:21 12:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Maret 2014 22:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengeluarkan pernyataan bersama menarik duta-duta besar mereka dari Qatar.

“Ketiga negara ini telah memutuskan untuk mulai mengambil tindakan yang menurut mereka pantas guna melindungi keamanan dan stabilitas negaranya, menegaskan bahwa mereka menjaga kepentingan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC), termasuk negara tetangga Qatar,” bunyi pernyataan itu.

Qatar dinilai gagal menjaga prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan menahan diri dari mendukung pihak-pihak pengancam kemananan anggota GCC.

Menanggapi hal tersebut, Qatar menyatakan “menyesal” atas tindakan yang diambil ketiga negara itu, tetapi tidak akan melakukan hal yang sama, lansir AFP (5/3/2014).

Pada 23 Nopember 2013 keenam negara anggota GCC menandatangani kesepakatan untuk tidak mendukung “siapapun yang mengancam keamanan dan stabilitas GCC baik sebagai kelompok maupun perorangan, lewat tindakan keamanan maupun melalui pengaruh politik, serta tidak mendukung media yang bersikap bermusuhan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Qatar selama ini mendukung gerakan Al-Ikhwan Al-Muslimun yang dilarang beroperasi di sebagian besar negara Teluk.

Meskipun Amir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad Al-Tsani menegaskan komitmennya atas kesepakatan tersebut saat bertemu dengan Amir Kuwait dan Raja Abdullah di Riyadh Nopember lalu, pernyataan ketiga negara tersebut menekankan bahwa negara Qatar gagal memenuhi kesepakatan yang telah dibuat.

Dilansir Arab News, para menteri GCC bertemu hari Selasa (4/3/2014) di Riyadh untuk membujuk Qatar menjalankan kesepakatan yang telah dibuat.

Tetapi sayangnya, upaya itu gagal mengajak Qatar untuk menepati kesepatakan, sehingga Saudi, Bahrain dan UEA menarik duta besar mereka mulai 5 Maret 2014.

Selain kesediaan Qatar menampung banyak aktivis Al-Ikhwan Al-Muslimun yang meninggalkan negara asalnya, seperti Dr Yusuf Al-Qaradhawi, stasiun televisi Al-Jazeera yang berbasis di Qatar juga dinilai beberapa kali menampilkan berita yang tidak berimbang dan cenderung berpihak kepada Al-Ikhwan.

Sebelum akhirnya mengambil tindakan tegas menarik duta besarnya dari Doha, pada pertemuan 17 Februari di Kuwait negara-negara GCC sudah memperingatkan Qatar akan sikapnya yang melanggar kesepakatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berada di Dekat Perokok Pembuluh Darah Anak Dapat Rusak Permanen
Tulisan selanjutnya Pelecehan seksual Vatikan Gereja Paus: Soal Pedofilia Gereja Sudah Berbuat Banyak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?