Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pegawai Pemerintah Amerika Mengecam Kongres

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2013 15:00 3:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Oktober 2013 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan ribu pegawai pemerintah Amerika Serikat yang dirumahkan akibat sebagian pemerintah ditutup karena tidak ada anggaran, memiliki satu perasaan yang sama: marah.

Menyusul tidak disetujuinya anggaran untuk tahun 2014 yang dimulai pada 1 Oktober 2013 oleh Kongres, Presiden Barack Obama terpaksa menutup sebagian lembaga pemerintahan dan merumahkan ratusan ribu pegawainya mulai hari Selasa (1/10/2013). Pengawai yang dinilai “kurang penting” dipaksa cuti tanpa mendapatkan upah, dan tidak ada jaminan mereka akan mendapatkan upah kembali jika masalah anggaran itu berakhir.

Sebagian dari pegawai yang dirumahkan tersebut datang ke kantor hanya untuk mematikan komputernya.

“Saya datang dan mamatikannya sendiri, lalu pulang kembali ke rumah. Saya tidak tahu berapa lama saya tidak bekerja. Saya merasa Kongres tidak melaksanakan tugas mereka,” kata seorang pegawai federal bernama Jan Goodwin dikutip Euronews (2/10/2013).

Tidak ada kata pujian yang dilontarkan untuk para politisi di parelemen AS. Sebagian besar pegawai pemerintah itu mengatakan bahwa wakil-wakil rakyat yang duduk di parlemen tidak merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat yang diwakilinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Paul Sacker, seorang insinyur lingkungan senior yang bekerja di Badan Perlindungan Lingkungan mengungkapkan kekesalannya.

“Saya harus merogoh tabungan untuk membayar cicilan rumah, tagihan-tagihan dan biaya sekolah putri-putri saya. Sebagian besar [politisi] Republikan dan Demokrat harus bertindak lebih. Mereka harus sungguh-sungguh mengerti apa yang dialami kebanyakan rakyat Amerika pada umumnya setiap hari dan mengapa mereka [rakyat] harus bekerja mencari nafkah, sebab menurut saya mereka [politisi] saat ini tidak memahaminya. Jadi saya menyalahkan mereka semua,” kata Sacker.

Akibat penutupan pemerintah itu, bahkan ikon pariwisata terkemuka Amerika, Patung Liberty, harus ditutup seperti halnya banyak museum dan taman nasional di seluruh penjuru negeri.

Para pelancong ikut merasakan kekecewaan para pegawai pemerintah Amerika itu, sebab kunjungan wisatanya ikut terganggu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syrian Observatory: Korban Tewas di Suriah 115.206 Orang
Tulisan selanjutnya 102.940 Jamaah Sudah Berada di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?