Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasca Qadhafi Perusahaan Konstruksi Amerika Mengeruk Untung di Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2014 09:11 9:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Maret 2014 09:11
Bagikan
Misrata hancur akibat serangan udara NATO, ketika Muammar Qadhafi digulingkan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perusahaan manajemen konstruksi asal Amerika Serikat, Hill International, mengumumkan laba bersih US$1,6 juta untuk tahun 2013.

Hill International dalam sebuah pernyataannya yang dikutip Libya Herald (15/3/2014) mengatakan bahwa perusahaannya menerima sekitar US$9,2 juta dari saldo piutang US$60,0 juta yang dimilikinya sejak Februari 2011, atau ketika perang sipil terjadi dan Amerika Serikat bersama NATO melancarkan serangan udara guna membantu pemberontak menggulingkan Muammar Qadhafi, sehingga banyak terjadi kerusakan bangunan dan fasilitas milik pemerintah di mana-mana.

Lembaga pembangunan Libya, Organisation for the Development of Administrative Centres (ODAC), masih memiliki hutang kepada Hill International sebesar US50,8 juta. Hill mengatakan menunggu pelunasan hutang itu dalam waktu dekat.

“Ini merupakan langkah besar dalam penagihan semua piutang kami dari ODAC dan kembali bekerja di Libya,” kata Raouf S Ghali presiden Hill’s Project Management Group (International).

“Kami saat ini sedang dalam negosiasi dengan ODAC untuk beberapa kontrak baru dan kami sangat mengharagai upaya mereka untuk terus bekerja sama dengan kami, sehingga kami bisa terus menangani program pembangunan pendidikan tinggi mereka,” imbuh Hill International.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Proyek-proyek Hill International di Libya antara lain manajemen desain dan pengawasan pelaksanaan konstruksi untuk perluasan atau pembangunan kampus-kampus universitas di seluruh penjuru negeri.

Semasa Muammar Qadhafi, pemimpin Libya yang memberikan pendidikan gratis kepada seluruh rakyatnya dan mewajibkan anak laki-laki dan perempuan bersekolah, Amerika Serikat merupakan salah satu musuh besar negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intelijen Amerika Merekam 100% Pembicaraan Telepon di Suatu Negara
Tulisan selanjutnya Jokowi, Prabowo dan Didin Hafidhuddin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?