Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi New York Rekrut Imigran Muslim untuk Memata-matai Sesamanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2014 10:59 10:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2014 10:59
Bagikan
Bayjan Abrahimi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepolisian New York (NYPD) merekrut para imigran Muslim setelah serangan 9/11 untuk dijadikan informan yang bertugas mencuri dengar pembicaraan di kafe-kafe, restoran dan masjid-masjid.

Mengutip dokumen yang didapatnya saat mewawancarai sejumlah mantan dan pejabat senior kepolisian, koran The New York Times (11/5/2014) melaporkan bahwa Kepolisian New York merekrut imigran Muslim dari berbagai bangsa dan profesi, seperti pedagang makanan kaki lima asal Afghanistan, sopir limousin kelahiran Mesir, mahasiswa akuntansi asal Pakistan dan bahkan orang-orang yang ditahan aparat karena melakukan kriminalitas sepele.

Para detektif yang berdinas di sebuah unit yang dikenal dengan Citywide Debriefing Team melakukan 220 wawancara untuk menjaring informan selama kwartal pertama tahun 2014 dan beratus-ratus wawancara lainnya telah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Para pejabat polisi mengatakan kepada NY Times bahwa wawancara itu dilakukan secara sukarela tanpa paksaan. Namun, sejumlah Muslim yang berbicara kepada media itu mengaku ketakutan dan gemetar saat polisi menanyai mereka.

Wakil kepala NYPD bidang intelijen John Miller berdalih Debriefing Team itu dibentuk karena tuntutan kebutuhan mendesak guna menangkal sumber-sumber terorisme, menyusul dihancurkannya menara kembar World Trade Center pada 11 September 2001.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami mencari orang-orang yang bisa memberikan pandangan ke dalam dunia terorisme,” kata Miller. “Anda tidak akan mendapatkan informasi apa-apa tanpa berbicara dengan orang-orang.”

Miller mengatakan teknik debriefing yang sudah bertahun-tahun diterapkan dalam menginterogasi tahanan, yang sekarang diterapkan pula untuk kontraterorisme, terbukti efektif.

Namun NY Times mendapatkan pengakuan dari para imigran Muslim bahwa mereka terpaksa menjadi informan dan mata-mata untuk polisi karena dipaksa, tidak ada pilihan lain selain harus mau bekerjasama dengan aparat keamanan.

Bayjan Abrahimi contohnya. Seorang penjual makanan kaki lima itu berasal dari Afghanistan. Dia ditahan hanya karena ribut soal tilang parkir. Detektif-detektif yang menginterogasi Abrahimi menanyainya soal Al-Qaida. “Kamu tahu orang-orang ini?” tanya polisi. Mereka juga menanyai Abrahimi soal masjid yang biasa didatanginya, mengenai orang-orang Muslim yang dia temui di masjid, dari mana asal mereka dan bahkan tentang saudara laki-lakinya yang menjadi sopir taksi di Afghanistan.

Polisi menanyai Abrahimi apakah dia mau menjadi informan, mengumpulkan informasi dari masjid-masjid dan mungkin bepergian ke Afghanistan. Abrahimi yang ketakutan akhirnya menuruti kemauan polisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Tak Jadi Kirim Pemantau Pemilu ke Mesir
Tulisan selanjutnya Dari Paris Negara-Negara Afrika Nyatakan Perang Lawan Boko Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?