Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Perancis Cabut Izin Penyiaran TV SAHAR

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 Maret 2005 04:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dewan Pemerintahan Perancis menyetujui pelarangan penayangan program Televisi SAHAR. SAHAR adalah salah satu stasiun telivisi milik pemerintah Iran yang dipancarkan melalui satelit Utel Sat di Perancis.

Menurut laporan Kantor Berita IRNA, persetujuan itu disahkan hari Jum’at malam oleh Dewan Pemerintahan Perancis yang menyatakan bahwa, pemerintah Perancis akan mengijinkan penayangan kembali Televisi SAHAR, jika seluruh persyaratan yang diajukan oleh Dewan Tinggi Audio Visual Perancis (CSA) telah terpenuhi.

Sebelumnya, Dewan Tinggi Audio Visual Perancis (CSA) tanggal 10 Februari lalu, melarang siaran program Televisi SAHAR yang bermarkas di Teheran, dengan alasan telah mengekspos tayangan anti Zionis dalam dua serial televisi berjudul “Mata Biru Zahra” dan “As-Syitat”.

Selain menayangkan dua serial tersebut, Televisi SAHAR juga menyiarkan acara dialog dengan Rober Forison, seorang pakar sejarah kristen. Forison menyatakan bahwa, mayoritas orang-orang Yahudi yang tewas pada perang dunia II adalah akibat dari penyakit menular seperti tipes, dan hanya sedikir orang Yahudi yang menjadi korban perang, sebagaimana banyak diekspos kalangan Yahudi selama ini.

Sebelumnya, Dewan Pengawas Radio dan Televisi Perancis juga pernah membatalkan perjanjian mereka dengan jaringan televisi Al-Manar. Dewan Tinggi Pemerintahan, yang merupakan tempat rujukan hukum tertinggi di Perancis memerintahkan Eutelsal, sebuah perusahaan satelit di Perancis, untuk menghentikan penayangan program-program dari jaringan Al-Manar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah Zionis berhasil diusir dari Libanon pada tahun 2000, jaringan televisi itu semakin berkembang dan memfokuskan pemberitaannya untuk melindungi hak-hak rakyat tertindas Palestina

Di Perancis ada lebih dari lima juta warga muslim. Meski demikian, Perancis lebih ramah dengan Yahudi dibanding dengan Islam. Yahudi yang hanya berjumlah setengah juta orang selalu mendapatkan hak istimewa. Diantaranya membiarkan mereka tetap memakai simbol-simbol keagamaan seperti; jas, celana hitam serta topi khusus yang menjadi lambang agama mereka di berbagai tempat di negara ini.

Parlemen Perancis bahkan mengesahkan undang-undang yang memberikan hukuman keras terhadap berbagai bentuk penghinaan atas kaum Yahudi. Kebalikannya, undang-undang Perancis melarang para muslimah mengenakan jilbabnya. (irib/hid/cha)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Walikota London Sebut Ariel Sharon Penjahat Perang
Tulisan selanjutnya Perkawinan Deddy Corbuzier dan Kalina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?