Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Spanyol Tak Ingin Putranya Seperti Charles Tua Menunggu Tahta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juni 2014 21:38 9:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juni 2014 21:35
Bagikan
Raja Spanyol Juan Carlos (kiri) dan Pangeran Charles (kanan).
Bagikan

Hidayatullah.com—Raja Spanyol Juan Carlos mengatakan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa dia turun tahta demi putranya, karena tidak ingin anak lelakinya menunggu tahta hingga usia tua seperti halnya Pangeran Charles dari Inggris.

Raja berusia 76 tahun itu hari Senin pekan lalu mengumumkan bahwa dirinya mengundurkan diri dan sudah tiba waktunya bagi “generasi muda untuk maju ke garis depan.”

Hari Ahad (8/6/2014) muncul kabar Raja Juan Carlos secara pribadi mengatakan kepada orang dekatnya bahwa keputusannya benar untuk menyerahkan tahta saat pewarisnya masih berusia muda.

“Saya tidak ingin putra saya kering layu menunggu seperti halnya Pangeran Charles,” kata Rafael Spottorno kepala kerumahtanggaan kerajaan sebagaimana dilansir The Telegraph dari koran El Mundo.

Spottorno mengatakan, Juan Carlos sudah memikirkan untuk menyerahkan tahtanya sejak ulang tahun ke-75 pada Januari 2013 dan dia sudah melakukan pembicaraan panjang dengan orang-orang di lingkaran dalam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Alasan utamanya, kata Spottorno, raja tidak ingin putranya seperti Pangeran Charles yang hingga saat ini tidak juga kunjung menjadi raja padahal usianya akan mencapai 66 tahun pada bulan Nopember mendatang.

Sebagaimana diketahui, Pangeran Charles yang bergelar Princes of Wales merupakan pangeran mahkota tertua dalam 300 tahun terakhir sejarah Kerajaan Inggris. Ibunya, Ratu Elizabeth II, hingga saat ini belum memberikan tanda akan menyerahkan tahta kepada putra sulungnya, yang merupakan mantan suami Putri Diana itu.

Pihak Istana Zarzuela menolak mengkonfirmasi kabar tentang pernyataan Juan Carlos tersebut.

Sementara di London, jurubicara Clerance House –istana kediaman resmi Pangeran Chales dan istrinya Duchess of Cornwall– menolak memberikan komentar atas berita itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Turki: Iran Kawan Lama dan Berharga
Tulisan selanjutnya Studi: Paparan Alergen Penting untuk Daya Tahan Asma pada Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35

Berita
9 Juli 2026 21:24
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

Terbaru

  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?