Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Gunakan 1.000 Ex Nazi sebagai Mata-Mata dan Informan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2014 11:21 11:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2014 11:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Catatan milik negara Amerika Serikat yang tidak lagi dianggap sebagai rahasia mengungkapkan bahwa para pimpinan lembaga intelijen negara itu menggunakan ratusan Nazi sebagai mata-mata dan informan setelah Perang Dunia II.

Para pejabat Central Intelligence Agency (CIA) disebutkan menggunakan orang-orang dari bekas musuhnya untuk membantu mengalahkan Uni Soviet pada masa Perang Dingin, lapor BBC Selasa (28/10/2014).

Akademisi-akademisi yang mempelajari dokumen itu mengatakan bahwa Amerika Serikat sedikitnya menggunakan 1.000 bekas anggota Nazi sebagai mata-mata atau informan.

Sebagian dari mereka bahkan bekas pejabat tinggi di Partai Nazi, dan direkrut sebagai mata-mata untuk Amerika Serikat di wilayah Eropa.

Mantan pejabat SS Otto von Bolschwing, yang dikabarkan menulis panduan kebijakan tentang bagaimana cara meneror Yahudi, disewa CIA untuk menjadi mata-mata di wilayah Eropa setelah Perang Dunia II.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

CIA disebutkan memindahkan Von Bolschwing dan keluarganya ke New York pada tahun 1950an sebagai hadiah atas loyalitasnya kepada Amerika Serikat.

Kolaborator Nazi Aleksandras Lileikis, yang disebut-sebut berkaitan dengan pembantaian ribuan Yahudi di Lithuania, direkrut oleh Amerika Serikat sebagai mata-mata di Jerman Timur dan kemudian dipindahkan ke Boston.

Terdapat bukti-bukti yang menunjukkan bahwa CIA berusaha turun tangan ketika Lileikis menjadi target penyelidikan kasus kejatahatan perang.

Dokumen yang dulunya rahasia itu juga menunjukkan bahwa J Edgar Hoover, yang menjabat sebagai direktur FBI dalam kurun waktu lama, tidak hanya menyetujui penggunaan para bekas anggota Nazi sebagai mata-mata, tetapi dia juga menyangkal keterlibatan mantan anggota Nazi itu dalam kejahatan perang yang disebutnya sebagai propaganda Soviet.

Pengungkapan dokumen itu dilakukan satu pekan setelah laporan investigasi Associated Press menemukan bahwa pemerintah Amerika Serikat memberikan uang kepada puluhan Nazi tersangka pelaku kejahatan perang sebanyak jutaan dolar lewat program Social Security (jaminan sosial) setelah memaksa mereka meninggalkan Amerika Serikat.

Pemberian uang itu dilakukan dengan memanfaatkan celah hukum. Departemen Kehakiman Amerika Serikat kemudian mengatakan bahwa pembayaran uang jaminan sosial itu diberikan kepada para individu yang melepaskan kewarganegaraan Amerika-nya dan meninggalkan Amerika secara sukarela.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya An-Nahda Ucapkan Selamat atas Kemenangan Partai Sekuler Nidaa’ Tunis
Tulisan selanjutnya Seratus Mahasiswa Saudi Tiap Tahun Diusir dari Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki

Berita
30 Juli 2026 18:00
Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
Arcandra Tahar: Kedaulatan Energi Ditentukan oleh SDM, Teknologi, dan Investasi

Terbaru

  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?