Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Enam Tahanan Guantanamo Tiba di Uruguay

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2014 13:10 1:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Desember 2014 13:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Enam orang yang dikurung Amerika Serikat di penjara Guantanamo telah tiba di Uruguay.

Mereka dikurung oleh Amerika Serikat selama 12 tahun tanpa ada proses hukum sama sekali.

Awal tahun ini Uruguay mengatakan bersedia menerima mereka, yang terdiri dari 4 warga Suriah, 1 Tunisia dan 1 Palestina, dengan alasan kemanusiaan.

Presiden Jose Mujica menyebut mereka sebagai korban “penculikan yang keji.”

Pentagon menyebutkan identitas keenam orang itu sebagai Abu Wa’el Dhiab, Ali Husain Shaaban, Ahmed Adnan Ajuri dan Abdelahdi Faraj dari Suriah, Muhammad Abdullah Taha Mattan dari Palestina, serta Adel bin Muhammad El Ouerghi dari Tunisia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pernyataannya pemerintah Uruguay mengatakan bahwa keenam orang itu telah dibawa ke sebuah rumah sakit militer untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Seorang penagacara untuk Abu Wa’el Dhiab (43 tahun) mengatakan bahwa kliennya megucapkan terima kasih atas kebaikan negara Amerika Selatan yang bersedia menerimanya.

“Menurutnya ini (Uruguay) adalah rumah,” kata Cori Crider pengacara dari organisasi peduli HAM Reprieve kepada Associated Press dikutip BBC Senin (8/12/2014), seraya menambahkan bahwa kliennya ingin segera berkumpul dengan istri dan anak-anaknya lagi.

Saat masih di dalam penjara Guatanamo Dhiab melakukan aksi mogok makan guna memprotes penahanannya.

Ramzi Kassem pengacara yang mewakili Faraj juga memuji kebijakan Presiden Mujica.

Mujica sendiri pernah dikurung selama lebih dari 10 tahun dalam penjara yang keras selama militer berkuasa tahun 1970an hingga 1980an.

Sebenarnya bulan Maret lalu Uruguay sudah bersedia menampung keenam orang tersebut, namun diundur hingga Nopember usai pemilu presiden.

Mujica bersedia menerima kedatangan para tahanan Guantanamo itu meskipun ada jajak pendapat pada bulan Oktober yang menyebutkan 58% masyarakat menentang kebijakan itu. Dia tidak khawatir melaksanakan keputusannya sebab yang orang yang terpilih untuk menggantikannya sebagai presiden pada Maret 2015 adalah Tabarez Vasquez, rekan satu partainya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 20 Alasan Bahaya Maksiat (Bagian Kedua)
Tulisan selanjutnya Peringati Hari Keluarga Arab, Ratusan Warga Qatif Membaca Buku Bersama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?