Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Donal Trump dan PM Prancis Manuel Valls Usul Tutup Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2015 06:18 6:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 November 2015 15:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Musibah pembunuhan massal di Paris hari Jumat yang menewaskan setidaknya 129 orang mulai berdampak pada kaum Muslim. Beberapa politisi dan pemimpin Eropa bahkan berencana menutup masjid. Di antaranya usulan datang dari Donald Trump dan Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls.

Bakal calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, hari Senin, mengatakan, Amerika Serikat (AS) harus “benar-benar melakukan pertimbangan” untuk menutup sejumlah masjid sebagai bagian dari upaya mencegah serangan garis keras di negara itu.

“Kita harus mengawasi dan meneliti masjid-masjid itu, karena banyak pembicaraan terjadi di tempat-tempat itu,” kata Trump dikutip stasiun televisi MSNBC. 

Sementara itu, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan, Senin, masjid-masjid dan kelompol radikal yang menyerang nilai-nilai negaranya harus ditutup.

Ditanya lagi apakah penutupan masjid itu bakal melanggar kebebasan beragama, Trump punya jawaban tersendiri. “Aku tidak akan suka melakukan hal itu. Tapi ini adalah sesuatu yang perlu benar-benar dipertimbangkan. Karena beberapa ide kebencian dan paham radikal datang dari tempat-tempat itu,”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Atas komentar Trump, komunitas Muslim di Amerika pun mengaku berang. Mereka begitu kecewa bagaimana mungkin kandidat calon Presiden Partai Republik bisa memberikan pendapat yang makin menguatkan ketakutan publik atas agama Islam itu. Namun senada dengan Trump, Peter King, kandidat lain calon Presiden Partai Republik juga memberikan komentar tak kalah pedas.

“Trump berbicara sebelum dia tahu apa yang dia omongkan. Aku juga sudah mendapat kritik dari komunitas Muslim. Tapi kenyataannya adalah tak mungkin untuk menutup masjid-masjid. Kita punya masalah di negeri ini dan itu adalah Muslim. Kalian tahu, Presiden kita salah satunya,” ungkap King tanpa menyadari bahwa Presiden Obama beragama non Muslim.

Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, dikenal kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Sejak awal mencalonkan diri sebagai kandidat dari Partai Republik, ia kerap melontarkan komentar keras terkait persoalan imigran, hingga akhirnya ia sulit menggaet suara dari kelompok minoritas, termasuk pada kaum Muslim.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamDonal TrumpmasjidMuslimTragedi ParisTragedi Prancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fuqaha dan Para Sufi Penyangga Islam
Tulisan selanjutnya Pokok-pokok Gagasan Cendekiawan Muslim Sebagai Intelektual Publik [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?