Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Harga Produknya Turun karena Barang Impor, Petani Prancis Blokir Jalan ke Spanyol dan Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2015 13:07 1:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2015 22:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para petani Prancis memblokade jalan menuju ke Spanyol dan Jerman guna mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap menurunnya harga daging dan produk-produk susu. Sedikitnya 300 truk yang membawa barang dari luar negeri dipaksa untuk berbalik arah, lapor Russia Today.

Sekitar 1.000 petani di wilayah Alsace, timur laut Prancis, yang berbatasan dengan Jerman, menggunakan traktor-traktor untuk memblokade sedikitnya 6 rute jalan dan menghentikan truk-truk pengangkut produk pertanian yang menyeberangi Sungai Rheine dari Jerman.

Pada hari Senin (27/7/2015) seluruh truk dari Jerman, yang mencapai 300, berbalik arah kata para petani kepada AFP, seraya menambahkan bahwa mereka bertekad untuk melanjutkan aksi protesnya.

“Ini harus diakhiri. Kami muak dan capek dirampok terus,” kata Dominique Daul, wakil ketua dari Bovinae National Federation (bagian dari FDSEA, organisasi persatuan para petani) kepada koran L’Alsace.

“Produk-produk kami tidak untuk dijual murah,” bunyi spanduk yang diusung petani pengunjuk rasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hal serupa terjadi di Jalan A645 di wilayah Haute-Garonne di barat daya Prancis dekat perbatasan Spanyol. Sekitar 100 petani menyerbu puluhan truk, mengancam akan mengosongkan truk-truk itu dari daging atau buah yang dibawa dari luar negeri untuk dijual di pasar lokal di Prancis.

Sedikitnya 10 traktor digunakan untuk memblokir jalan Prancis-Spanyol, sehingga menimbulkan kemacetan panjang sampai 4 kilometer, kata Guillaume Darrouy, sekjen organisasi persatuan para petani muda di wilayah Haute-Garonne kepada AFP.

Unjuk rasa petani Prancis itu sudah memasuki pekan kedua.

Selasa lalu petani menumpahkan sampah dan pupuk kotoran hewan di depan supermarket-supermarket, yang mereka tuding sengaja menjual daging dan produk-produk susu dengan harga rendah.

Menteri Pertanian Stephane Le Foll mengatakan sekitar 10 persen petani ternak di Prancis berada di jurang kebangkrutan dan menyebut kondisi itu sebagai “krisis pertanian.”

Pemerintah Paris mengatakan hutang gabungan para pekerja bidang pertanian mencapai sekitar 1,0 milyar euro (US$1,1 milyar).

Pada hari Rabu lalu, pemerintah mengumumkan paket pembebasan pajak senilai 600 juta euro yang diharapkan dapat mengatasi masalah petani.

Namun, para petani Prancis mengatakan paket pembebasan pajak itu bukanlah solusi yang mereka butuhkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil Ketua Majelis Tinggi Parlemen Inggris Mundur karena Pesta Seks dan Narkoba
Tulisan selanjutnya Ratusan Ribu Tentara Cadangan Israel Latihan Uji Kesiapan Perang Mendadak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat

Berita
21 September 2026 19:09
Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?