Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Swiss Luncurkan Website Selfie Gaji Guna Atasi Diskriminasi Upah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2018 18:55 6:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2018 18:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Serikat dagang di Swiss Unia melahirkan sebuah website baru tempat di mana siapa saja di negara itu dapat memajang foto diri sekaligus menuliskan berapa gaji atau upah yang diterimanya.

Website itu zeigdeinenlohn.ch, Zeig Deinen Lohn yang artinya tunjukkan gajimu, mulai beroperasi pekan lalu dan sejauh ini sudah sekitar 500 orang yang membeberkan berapa besaran gaji mereka, lapor Euronews Rabu (29/8/2018).

Website itu sempat tidak berfungsi pada hari Rabu, disebabkan banyaknya pengguna internet yang ingin mengaksesnya dalam waktu bersamaan.

Orang-orang yang mengunggah foto diri dan menulis berapa upah bekerja yang mereka terima berasal dari beragam sektor. Seorang inspektor di perusahaan minyak mengaku membawa pulang gaji 37.000CHF (€32.369) setiap bulannya. Sedangkan seorang petugas kebersihan mengatakan mendapat upah 3.200CHF ($2.800) setiap bulan. [1CHF sekitar 15.188 rupiah]

Website itu dapat dipergunakan orang dengan terlebih dahulu memberikan informasi nama depan, jabatan atau posisi pekerjaan, sektor pekerjaan, pekerja purna atau paruh waktu, gender, usia, dan foto diri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, sebelum berpartisipasi calon pengguna website itu harus mempertimbangkan konsekuensinya, mengingat-ingat apakah ada perjanjian dengan majikan atau bekas majikan perihal pengungkapan data jumlah upah yang mereka terima. Jika ternyata mereka meneken perjanjian untuk tidak mengungkapkan informasi gaji, maka mereka berpotensi terkena jerat hukum.

Kepada Euronews kepala bidang komunikasi Unia, Nicole Niedermueller, mengatakan bahwa semua orang Swiss –baik teman maupun pasangan suami/istri– tidak pernah membicarakan berapa gaji yang mereka terima.

“Adalah tabu besar bagi orang Swiss membicarakan soal gaji. Oleh karena itu kami juga berusaha memecah tabu itu dengan membuat website ini,” kata Niedermueller.

Tabu itulah, menurut wanita itu, yang menyebabkan ketimpangan gaji di Swiss.

“Jika anda tidak mengetahui berapa gaji yang diterima rekan kerja anda, maka hal itu memudahkan majikan untuk memberikan gaji yang tidak setara,” imbuhnya.

“Di Swiss, masalah terbesarnya adalah tidak adanya kesetaraan perihal gaji…wanita menerima 20 persen lebih rendah dibanding laki-laki,” paparnya.

Angka itu didukung oleh Badan Statistik Federal yang menyebutkan bahwa di sektor swasta perempuan digaji 19,5% lebih rendah dibanding laki-laki. Apabila digabungkan antara sektor publik dan swasta, maka kesenjangannya 12% pada tahun 2016.

Perbedaan gaji itu tidak hanya didasarkan pada gender, kata Niedermueller. Antara orang asing dan warga Swiss sendiri –meskipun sama-sama pria– terjadi perbedaan besaran gaji. Orang asing dibayar lebih rendah.

Sejak tahun 1996, konstitusi Swiss sudah memasukkan kesetaraan gender di dalamnya. Akan tetapi pada praktiknya, dalam hal ini soal gaji, pemerintah masih harus berbuat banyak, kata Unia dan berbagai organisasi peduli HAM.

Di samping gaji, Unia berharap masalah kondisi tempat bekerja juga diperhatikan.

“Orang akan lebih merasa yakin percaya diri di tempat kerja, lebih kerasan di perusahaan terkait, dan akan lebih produktif,” kata Niedermueller, jika perusahaan mau memperbaiki kondisi lingkungan kerjanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Julius Malema Serukan Afsel Keluar dari Persemakmuran Inggris
Tulisan selanjutnya kopi manfaat Korea Selatan Larang Jual Kopi di Seluruh Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?