Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Greenpeace India Dilarang Terima Donasi dari Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2015 22:21 10:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2015 22:19
Bagikan
Aksi demonstrasi Greenpeace di India.
Bagikan

Hidayatullah.com—India telah membatalkan izin yang memperbolehkan organisasi Greenpeace di India menerima sumbangan dari luar negeri, kata kelompok peduli lingkungan tersebut.

Greenpeace menyebutnya sebagai “Sebuah upaya lain untuk membungkam kritik”.

Dilansir BBC (4/9/2015), bulan April pemerintah memblokir rekening-rekening bank kelompok itu, menuduhnya melanggar peraturan pajak dan aktivitasnya bertentangan dengan kepentingan-kepentingan ekonomi India.

Pada bulan Mei, Pengadilan Tinggi Delhi memerintahkan dua dari rekening-rekening itu dicairkan dan diperbolehkan menerima donasi dari dalam negeri.

Izin penerimaan sumbangan dari luar negeri tidak lagi diperbolehkan pada hari Kamis lalu,demikian menurut keterangan seorang pejabat dari Kemendagri kepada BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Greenpeace India mengatakan bahwa upaya-upaya menghentikan aliran dana dari luar negeri merupakan usaha untuk memaksa organisasinya berhenti beraktivitas. Namun, imbuh Greenpeace, karena sebagian besar donasi justru berasal dari dalam negeri maka banyak programnya yang masih akan terus berlanjut.

Pada bulan April, ketika membekukan rekening bank Greenpeace selama enam bulan, pemerintah menuding organisasi peduli lingkungan hidup itu tidak membeberkan seluruhnya perihal dana asing yang diterimanya.

Greenpeace hadir di India sejak 14 tahun silam dan mempekerjakan 340 orang. Organisasi itu mengatakan bahwa mereka menjadi target karena kampanye-kampanyenya soal polusi dan bahaya pestisida.

Awal tahun ini, India membatalkan registrasi hampir 9.000 organisasi yang didanai asing, dengan mengatakan bahwa mereka tidak memenuhi aturan perpajakan di negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memaafkan Orang Lain Menyehatkan Mental
Tulisan selanjutnya Denmark Pasang Iklan agar Pengungsi Tidak Mau Datang ke Negaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?