Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Dunia Berbeda Pendapat Soal Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia di Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 November 2015 15:24 3:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2015 15:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah pemimpin dunia hari Kamis (5/11/2015) mengemukakan pernyataan yang saling bertentangan perihal bagaimana pesawat penumpang maskapai Rusia jatuh di Mesir belum lama ini.

Pesawat penumpang Metrojet atau Kogalymavia A321 pada 31 Oktober terbang dari kawasan wisata Sharm El-Sheikh di pesisir Laut Merah, Mesir, menuju St. Petersburg, Rusia. Sesampainya di atas wilayah Sinai, pesawat itu jatuh sehingga menewaskan 217 penumpang dan 7 awak pesawatnya. Di antara mereka terdapat 17 penumpang anak. Seluruhnya adalah warganegara Rusia.

Menurut otoritas Rusia, pesawat itu gagal mengontak pengawas lalu lintas udara Siprus yang seharusnya dilakukan 23 menit setelah lepas landas, dan menghilang dari pantauan radar.

Menyusul kabar jatuhnya pesawat tersebut, kelompok bersenjata berbasis di Sinai, yang merupakan simpatisan ISIS, mengklaim bertanggungjawab atas jatuhnya pesawat Airbus itu.

Namun, klaim itu dibantah oleh Rusia dan Mesir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan Washington menganggap “sangat serius” tentang kemungkinan pesawat itu jatuh karena bom yang diledakkan teroris, lapor Euronews.

Perdana Menteri Inggris David Cameron, yang sedang menjadi tuan rumah bagi Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi dalam lawatan yang sudah direncanakan sebelum insiden itu, mengatakan melihat meningkatnya kemungkinan terdapat bom di dalam pesawat.

Namun, Al-Sisi mendesak Cameron agar tidak tergesa-gesa dan menunggu laporan resmi hasil penyelidikan sebelum membuat kesimpulan.

Pihak Rusia yang sependapat dengan Mesir mengatakan bahwa penyebab jatuhnya pesawat seharusnya tidak menjadi bahan spekulasi sampai penyelidikan tuntas.

Rusia berulang kali mengatakan bahwa pihaknya menampik teori yang menyebutkan perihal bom sebagai penyebab jatuhnya pesawat itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dunia, Islam Bukan Barang Baru di Eropa! [2]
Tulisan selanjutnya Suka Menolong Dapat Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?