Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Kongres AS Divonis Bersalah Bohong Soal Duit dari Miliarder Nigeria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2022 23:57 11:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2022 23:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang anggota parlemen Amerika Serikat terancam didepak dari kursinya di Kongres karena berbohong tentang pendanaan kampanye yang diterimanya dari seorang miliarder Afrika.

Jeff Fortenberry, wakil rakyat dapil Nebraska dari Partai Republik, terbukti bersalah berbohong kepada FBI tentang sumbangan ilegal yang diterimanya dari Gilbert Chagoury, seorang pengusaha papan atas Nigeria, kata  juri federal.

Dia bisa dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas tiga tuduhan kejahatan yang dilakukannya.

Kasus ini juga menyulut perhatian kembali terhadap campur tangan orang asing dalam politik Amerika Serikat

Adalah ilegal bagi warga negara asing untuk memberikan kontribusi politik, tetapi Chagoury, 75, sudah melakukan hal itu beberapa kali. Pada 2019, ia didenda $1,8 juta (£1,4 juta) oleh pemerintah AS, dan beberapa penerima sumbangannya diselidiki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada tahun 2016, ia secara ilegal menyumbangkan $30.000 (£22.736) kepada Fortenberry, menyalurkan dana ke anggota Kongres itu melalui acara penggalangan dana di Los Angeles.

Chagoury merupakan pengusaha papan atas asal Nigeria yang berbasis di Paris. Namanya menghiasi salah satu bagian Museum Louvre, dan dia pernah ditolak permohonannya untuk atas visa AS karena diduga memiliki hubungan dengan teroris Syiah Libanon Hizbullah.

Dia pernah menjadi penasihat utama penguasa militer Nigeria Sani Abacha, yang kemudian diketahui telah mencuri miliaran dolar dari negara itu ketika menjabat kepala negara pada 1990-an.

Chagoury juga merupakan duta besar di Vatikan untuk negara pulau St Lucia. Konon dia merupakan penganut Katolik yang taat.

Dia dan Fortenberry, 61, memiliki keterkaitan dengan organisasi nirlaba yang berbasis di Washington bernama In Defense of Christians.

Dokumen Departemen Kehakiman AS menyebutkan bahwa Chagoury disarankan untuk “memberi kontribusi kepada para politisi AS yang mewakili dapil yang tidak banyak penduduknya” supaya kontribusinya tersebut “lebih kelihatan”.

Dalam rekaman pembicaraan telepon, Fortenberry diberitahu bahwa dia kemungkinan diberi $30.000 secara ilegal melalui rekanan Chagoury.

Namun, dalam pertemuan dengan agen-agen FBI, Fortenberry menyangkal mengetahui apa pun soal hal itu, mengatakan kepada mereka bahwa dia akan “ngeri” mendengar klaim seperti itu.

Jaksa berpendapat dia “berulang kali” menyembunyikan sumbangan-sumbangan yang didapatkan untuk “melindungi jabatannya, reputasinya dan rekan-rekan dekatnya”.

Hari Kamis, juri menimbang kasus itu sekitar dua jam sebelum memutuskan Fortenberry bersalah dalam dakwaan membuat pernyataan palsu dan menyembunyikan fakta dari aparat federal.

“Jika kita ingin agar orang mengikuti hukum, utamanya harus dimulai dari pembuat undang-undang,” kata jaksa kepala penuntut Mack Jenkins. “Kita berharap mereka menjadi contoh.”

Fortenberry diperkirakan akan dijatuhi hukuman pada 28 Juni, tetapi dia sudah mengatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Meskipun dia tidak diharuskan untuk melakukannya, Partai Republik dan Demokrat di US House of Representatives (Kongres AS) telah memintanya untuk mengundurkan diri. Jika tidak, dia hampir pasti akan dikeluarkan, seperti yang terjadi pada anggota-anggota Kongres sebelumnya yang dikenai hukum karena melanggar UU.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatGilbert ChagouryJeff FortenberryKongres ASNebraskapengusahapolitisiPrancissumbangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Layak Jual Situs Belanja Online Hentikan Penjualan Oximeter
Tulisan selanjutnya Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Dr. Ahmad Kusjairi IKADI: Umat Islam Indonesia Harus Kembali Memakmurakan Ibadah dan Syiar Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?